Pola Pikir yang Cukup Membantu di Kehidupan Kita - Analisis - www.indonesiana.id
x

Gambar oleh Stefan Keller dari Pixabay

Almanico Islamy Hasibuan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 22 November 2021

Kamis, 16 Juni 2022 07:57 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Pola Pikir yang Cukup Membantu di Kehidupan Kita

    Pola pikir merupakan landasan kita bertindak di kehidupan kita sehari-hari. Pola pikir yang baik akan mendatangkan hal yang baik dan pola pikir yang buruk akan mendatangkan hal yang buruk juga, walaupun kedatangan tersebut tidak tahu kapan datangnya. Berikut beberapa pola pikir baik yang bisa kita terapkan.

    Dibaca : 327 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

                Pola pikir sangat diperlukan dalam kehidupan sosial kita yang terkadang rumit ini. Pola pikir yang kurang tepat akan memberikan hasil yang kurang tepat juga di akhir hari. Pola pikir merupakan landasan kita dalam bertindak di kehidupan sehari-hari kita dan terkadang bisa diganti tergantung situasi yang sedang kita hadapi. Inilah beberapa pola pikir yang menurut saya cukup tepat diterapkan saat kita melakukan aktivitas kita sehari-hari.

     

    1. Pola Pikir Balas – Membalas

                Segala sesuatu pasti ada balasannya, baik nanti di dunia maupun di akhirat. Pola pikir ini akan sangat menjaga sikap kita di dunia luar sana. Kita akan berpikir dua kali untuk melakukan sesuatu atau mengatakan sesuatu kepada orang lain dengan anggapan bahwa kita nantinya akan dibalas sama seperti sikap atau perkataan kita kepada orang tersebut. Jika kita sering membicarakan orang lain, orang lain juga membicarakan kita di belakang. Jika kita jahat kepada anak orang lain atau seseorang yang sudah uzur, orang lain juga akan memperlakukan anak kita, orang tua kita, atau kerabat kita yang sudah tua seperti itu juga.

                Oleh karena itu, pola pikir ini cukup penting untuk diterapkan di kehidupan kita sehari-hari. Berlaku baiklah agar orang juga berlaku baik, walaupun tidak kepada diri kita sendiri, bisa jadi dampaknya dapat dirasakan keluarga atau kerabat kita.

     

    2. Pola Pikir Jangka Panjang

                Pola pikir ini sudah mulai banyak diterapkan di zaman degradasi lingkungan ini. Perlakuan kita kepada lingkungan akan berdampak nanti di masa yang akan datang. Pola pikir ini juga bisa diterapkan di kehidupan kita sehari-hari. Ketika kita sedang jengkel atau tidak suka kepada orang lain dan memperlakukannya seperti keadaan emosi kita atau memarahinya jika kita berada di tingkat yang lebih tinggi, itu merupakan salah satu pemikiran jangka pendek. Kita memuaskan hasrat kita untuk memarahi mereka yang kita kurang sukai. Jika saja, kita dapat menahan gejolak emosi ini, akan banyak manfaat darinya. Baik itu manfaat berkurangnya dosa kita, bertambahnya pahala sabar, dan manfaat berkepanjangan di mana suatu saat nanti saat kita membutuhkan orang tersebut, kita tidak akan kalang kabut.

     

    3. Pola Pikir Menurunkan Ego

                Pola pikir ini banyak menyelamatkan seseorang dari konflik berkepanjangan dan putusnya silaturahmi. Ego kita sangat mengerikan jika tidak bisa dikendalikan. Kita sebagai pemegang tali untuk ego kita tersebut, dapat berbalik peran, di mana kitalah yang menuruti kemauan ego tersebut. Hal ini sering terjadi saat pertengkaran, di mana jika kita terus-terus mengikuti ego kita, hasilnya akan memutuskan hubungan tersebut. Jika salah satu pihak bersedia menurunkan egonya, pikiran dia akan kembali jernih dari kabut-kabut amarah dan dapat melihat keadaan tersebut dengan perspektif yang berbeda, perspektif yang lebih damai.

     

    4. Pola Pikir Tabungan Kebaikan

                Pola pikir ini saya dengar dari seorang motivator yang pernah datang ke universitas saya. Pola pikir ini masih saya terapkan sampai sekarang, di mana pola pikir ini merupakan perpaduan pola pikir balas-membalas dan pola pikir jangka panjang. Kita yang melakukan kebaikan, akan mengumpulkan sesuatu, menjadi sebuah tabungan, tabungan kebaikan. Tabungan kebaikan ini nantinya akan kita pakai dan dapat membantu kita dalam keadaan sehari-hari dan keadaan penting dalam hidup kita. Pola pikir ini memang sangat subjektif dan tabungan kebaikan itu sendiri tidak dapat dibuktikan keabsahannya, namun dengan pola pikir ini kita akan semakin ingin melakukan kebaikan dan akan membantu kita di kemudian harinya.

                Masih banyak sekali pola pikir positif yang bisa kita terapkan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan dewasa. Kita bebas menerapkan yang mana, namun saran saya, kita seharusnya menerapkannya, walaupun hanya salah satunya saja. Semua orang bebas memilih pola pikir yang berbeda, namun seperti yang telah saya sebutkan, semua nantinya pasti ada balasannya.

    Ikuti tulisan menarik Almanico Islamy Hasibuan lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












    Oleh: Dwi Kurniadi

    Sabtu, 13 Agustus 2022 09:06 WIB

    Sajadah Basah

    Dibaca : 2.477 kali

    Sebuah Puisi karya Dwi Kurniadi