Marah - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Bait per bait saling berkaitan dan keterikatan tapi tidak beraturan

Prakoso Rudi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 2 Agustus 2022

Jumat, 5 Agustus 2022 20:01 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Marah

    Puisi

    Dibaca : 172 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Aku bentangkan Api dari dasar bumi

    Tak kulihat sang bijak Rumi

    Yang berdiri pada bukit abadi

    Air mata hanya isyarat mengenang di pucuk daun hati

     

    Sudah sewindu luka menganga

    Luka dari para pencari tahta

    Ah, kenapa lupa ku sematkan darah sebagai tanda

    Ikuti tulisan menarik Prakoso Rudi lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.



    Oleh: Merta Merdeka

    18 jam lalu

    Haha huhu~

    Dibaca : 83 kali