Merapal Derai - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Merta Merdeka

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 4 Agustus 2022

Selasa, 23 Agustus 2022 16:19 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Merapal Derai


    Dibaca : 265 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

     

     

    Merapal Derai

     

     

     

     

     

    Aku dan bunyi token listrik

     

    Menarik bayangan wajahmu ke atas bantal,

     

    Membikin mata terjaga

     

    Dan lampu menyala

     

    Ada pesan terakhir yang harus kau baca,

     

     

     

    Dari isi empedu dan ulu hati

     

    Aku sangat merindukan wangi tubuhmu

     

    Isi perbincangan kita,

     

    Yang di dalamnya hanya perihal,

     

    Rasa penasaranku dan bodo amat mu,

     

    Dari isi kepala dan seluruh dadaku

     

    Perihal pertanyaan,

     

    Mengapa dirimu begitu sulit untuk meraih tanganku,

     

    Direlung paling dalam,

     

    Aku bersaksi mencintaimu,

     

    Yak, sangat menyayangimu,

     

    Tapi, waktu enggan berdebat denganku,

     

    Di pagi buta saat itu,

     

    Aku menjadi jalang yang sukses

     

    Menenggelamkan maumu ke dasar subuh hingga hari ini,

     

    Aku menang,

     

    Karena berani merelakanmu,

     

    Biarkan rasa sakit ini tumbuh,

     

    Menjadi puisi, yang dirimupun enggan untuk mengerti!

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    14 Juni 2022/jalan(g)raya/mertamerdeka/

    Ikuti tulisan menarik Merta Merdeka lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.