Usup Rilis Ulang Novel Kristalista - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Dayo \xd penulis usup

Tika

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 17 Agustus 2019

Sabtu, 10 September 2022 17:55 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Usup Rilis Ulang Novel Kristalista

    Pertama - tama kita membuka buku tersebut, kita di ajak mengenal tentang pertemuan ayah tiri Dauni dan Ibunya. Nah ayah tirinya itu orang Amerika. Setelah mereka menikah, satu keluarga akhirnya pindah kesana. Ternyata ketika sudah di sana, mereka semakin sulit menghadapi hidup, di tambah kelakuan ayah tiri Dauni suka mabuk - mabukan, sesekali main tangan. Nah dari sini sudah bisa menebak kan kenapa Ayah tirinya terbunuh di tangan Ibu Dauni sendiri? Mengerikan. 

    Dibaca : 560 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Beberapa waktu yang lalu akhir bulan Agustus Usup baru saja meluncurkan Dayo untuk pasar Amazon kindle, kemudian di susul kabar yang manis yaitu Perilisan Kristalista. Kristalista sendiri dengan tampilan baru dan kover terbaru yang di buat sendiri. Kristalista menjadi Novel nomor 1 di Kalimantan Timur untuk karya mandiri karena di pesan lebih dari 40 digital dalam hitungan hari saja sebelum jatuh tanggal rilis resminya. Penulis yang akrab di sapa Usup di banding nama aslinya Ahmad Yusuf ini begitu aktif menulis bahkan dia bercita - cita merubah status pekerjaannya di KTP sebagai Penulis. 

    Kristalista susah senang bersama sang ibu di Amerika, menggambarkan sebuah tragedi pada satu malam yang merubah kehidupan Dauni dan ibunya setelah menembak suaminya sendiri di lantai rumah kayu. Mereka kabur malam itu juga menggunakan mobil pikap butut. Dauni memiliki adik laki - laki berusia 9 tahun bernama Jimi. Adiknya tidak tahu apa yang terjadi, Dauni bersama ibunya menyimpan rahasia itu dari Jimi karena masih di bawah umur serta belum saatnya mengerti. 

    Mereka pergi ke San Diego kota bagian Amerika. Untungnya mereka masih memiliki sedikit tabungan jadi bisa menyewa kamar bulanan untuk mereka tempati. Di balik itu, ibunya berstatus sebagai buronan di Amerika. 

    Novel ini mengajarkan kita tentang makna bertahan dalam kehidupan yang miskin. Pengorbanan dan menggapai cita - cita. Seperti Dauni yang ingin menjadi penulis lagu. Namun karena Dauni harus membantu ibunya demi mencari nafkah, Dauni akhirnya pergi ke New York dan bekerja di toko Pizza. Meninggalkan gitarnya yang telah di belikan ibunya dari hasil gajihnya yang bekerja di perusahaan kain. Jimi tahu bahwa kakaknya menginginkan dia meneruskan bakat itu, akhirnya Jimi mewarisi bakat tersebut. 

    Cerita drama yang sedih sekali dan dramatis. Bagi pecinta novel drama cocok banget nih di baca. Sebenarnya Penulis Usup itu telah meluncurkan novel dengan genre yang sama yaitu Sindi Ayah Bilang Hanya Langit Batasnya pada 2020, nah novel ini juga mengandung unsur yang sama, yaitu perjuangan orang tua kepada anaknya. Akan tetapi Kristalista lebih membuat kita yang membacanya sebagai Diary alias buku harian. Karena menggunakan sudut pandang pertama, yaitu Aku.

    Sindin dan Kristalista sama - sama keren sih. Dan tidak bisa di samakan, dari kualitas tulisan. Kristalista yang cetakan pertama 2015 di anggap berantakan dan tidak layak di terbitkan akhirnya di sempurnakan oleh penulisnya dengan tidak merubah isinya. Dan sebagai pembaca versi yang baru jauh sekali kerennya, dari penyusunan kata - kata, typo kemudian jenis cover. 

    Pertama - tama kita membuka buku tersebut, kita di ajak mengenal tentang pertemuan ayah tiri Dauni dan Ibunya. Nah ayah tirinya itu orang Amerika. Setelah mereka menikah, satu keluarga akhirnya pindah kesana. Ternyata ketika sudah di sana, mereka semakin sulit menghadapi hidup, di tambah kelakuan ayah tiri Dauni suka mabuk - mabukan, sesekali main tangan. Nah dari sini sudah bisa menebak kan kenapa Ayah tirinya terbunuh di tangan Ibu Dauni sendiri? Mengerikan. 

     

    Ikuti tulisan menarik Tika lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.