Eskrim Pop Up (16) - Fiksi - www.indonesiana.id
x

Digital Photography by Tasch

Taufan S. Chandranegara

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 Juni 2022

Senin, 28 November 2022 18:19 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Eskrim Pop Up (16)

    Eskrim Pop Up (16). Abstraksi, sebuah kisah. Panorama modernisme gemerlapan. Pelangi ngumpet di saku baju.

    Dibaca : 797 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    1/

    Traffic light. Asosiatif. Sangkala cucian kata

    Senandika. Semerah buah semangka. 
    Prosa bergincu merah jambu.

    Bimsalabim ...
    Coklat jadi Eskrim. Eskrim jadi keju.

    Abrakadabra!
    Oh la la la ... Menggelitik fantastis.

    Eksotis.
    Berselancar gemerlapan. Hujan sosis rame banget. Wah! 
    Misteri balon warna-warni. Wow!

    *

    2/

    Interlud malaria menggigil.
    Diskursus spektakuler kantong plastik. 

    Sulapan karung digital. 
    Konfigurasi koreografi sol.la.si.do do.re.mi ... 

    Frekuensi. 
    Cerita cinta. Nyanyian bunga berduri. 

    Ahai! Kiranya berlagu merdu.
    Aksioma, merupa paradigma.

    Organisme, lamunan sains. 
    Alegoris bulan sepotong. Solilokui ha hi hu ... Utopia menguap. 

    Kirana astabrata di taman bunga
    Oase, bermukim di cuaca ... Wah (?)

    **

    3/

    Membentang aduhai cantiknya ...
    Buah durian merekah wangi banget. Semerbak rempah bumbu masak. 

    Kemuning mencipta lembayung.
    Sinaran, ilalang tropis menari tertiup angin kiankemari.

    Seikat mawar. Semerah cabe rawit. 
    Semanis buah mangga pisang jambu.

    Wahai ... Candrajuita hijau daun. Matahari, di tetes embun. 
    Di kuncup-kuncup padi bendang. Terpandang tumbuh di kurva horizon.

    ***

    Jakarta Indonesiana, November 28, 2022.

    Ikuti tulisan menarik Taufan S. Chandranegara lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.