Kucecap Perlahan-lahan - Fiksi - www.indonesiana.id
x

ilustr: ACR

Muhammad A

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 10 Agustus 2022

Rabu, 7 Desember 2022 06:00 WIB

  • Fiksi
  • Topik Utama
  • Kucecap Perlahan-lahan


    Dibaca : 414 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pada malam yang patah

    Sepasang bibir tak berucap, pasrah 

     

    Gemintang di langit berpendar redup

    Hiruk-pikuk manusia sudah susut

    Menyisakan aku dan segala bayang yang terenggut 

     

    Kepala meraba-raba segepok cerita 

    Tentangnya yang dahulu selalu ada

    Tapi sekarang entah dimana 

     

    Kucecap perlahan-lahan 

    Kehilangan yang menyayat atma

     

    Ikuti tulisan menarik Muhammad A lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.