x

Pendidikan karakter menjadi salah satu akses yang tepat dalam melaksanakan character building bagi generasi muda; generasi yang berilmu pengetahuan tinggi dengan dibekali iman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cakap, kreatif,mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta Bertanggung- jawab

Iklan

Tiara Dwi Septiana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 6 Februari 2023

Kamis, 9 Februari 2023 18:06 WIB

Dampak Media Sosial Terhadap Pendidikan Karakter Anak

Media sosial merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan mengenai pendidikan karakter Anak. Pendidikan karakter anak sangat penting demi mewujudkan generasi muda yang berkualitas. Nah, berdasarkan hal tersebut, mari kita simak dampak dari media sosial terhadap pendidikan karakter anak sebagai pembekalan diri serta menambah pengetahuan kita.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Media sosial merupakan suatu sarana digital yang digunakan oleh banyak orang untuk berinteraksi terhadap satu sama lain serta bertukar informasi yang dilakukan secara online. Bermain media sosial menjadi rutinitas bagi masyarakat dengan berbagai unggahan atau tontonan menarik. Media sosial memiliki banyak dampak positif. Namun pada perkembangan zaman yang semakin modern, ada sebagian masyarakat yang tidak menggunakan media sosialnya dengan baik. Sehingga menimbulkan berbagai dampak negatif yang tentu saja dapat mempengaruhi pendidikan karakter bagi penggunanya, terutama bagi anak-anak.

Pendidikan karakter merupakan suatu sistem pendidikan dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter tertentu kepada seseorang yang terdiri dari pengetahuan, kemauan, serta perbuatan untuk menjalankan nilai-nilai tersebut. Pendidikan karakter seharusnya mulai diberikan sejak anak usia dini karena pada usia tersebut perkembangan otak anak berjalan dengan pesat. Sehingga anak dapat tumbuh dengan kepribadian yang baik, cerdas, berkualitas, dan berakhlak mulia. Karakter juga merupakan poin penting terhadap kualitas sumber daya manusia untuk dapat menentukan kemajuan suatu bangsa.

Manfaat dan dampak positif dari media sosial yaitu kemudahan dalam berkomunikasi, kemudahan dalam mendapatkan informasi up to date, memperluas jaringan atau relasi, bebas mengekspresikan diri secara kreatif, dapat digunakan sebagai media promosi, serta biayanya yang murah. Media sosial juga dapat menimbulkan dampak negatif. Banyak orang mengatakan “Media sosial dapat mendekatkan yang jauh dan juga menjauhkan yang dekat”. Di kehidupan sehari-hari tentu kita sudah tidak asing dengan kata-kata tersebut. Mengapa demikian? Di media sosial kita bisa berteman dengan siapa saja tanpa mengenal jarak dan waktu, selama ada sinyal internet. Namun, akibat terlalu asyik dengan media sosial di dunia maya, seseorang seringkali menjadi lupa akan dunianya yang nyata. Sehingga mereka cenderung menjadi pendiam dan lupa akan waktu. Contohnya ketika kita mengadakan reuni bersama teman sekolah. Kegiatan tersebut di adakan dengan tujuan untuk menyambung silaturahmi karena sudah lama tidak bisa bertemu. Mereka membuat janji tersebut melalui media sosial. Namun, ketika pertemuan telah dilaksanakan mereka justru sibuk dengan handphone nya masing-masing dan hanya mengobrol-ngobrol singkat. Lalu bagaimana caranya kita menyambung silaturahmi jika kita hanya asyik dengan dunia kita sendiri? Jadi kita harus bijak dalam membedakan waktu antara dunia maya dan dunia nyata. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dampak negatif lainnya dari kecanduan bermain media sosial antara lain mengganggu konsentrasi belajar, banyaknya penipuan, tidak semua pengguna media sosial membagikan konten positif dan justru menjerumuskan kita pada konten negatif, serta komunikasi di kehidupan sehari-hari menjadi terganggu. Hal itu tentu dapat mempengaruhi karakter anak serta menentukan baik dan buruk kepribadiannya. Apalagi di zaman sekarang, banyak kita jumpai orangtua yang telah memberikan gadget kepada anaknya yang masih kecil. Disebabkan minimnya pengetahuan orangtua mengenai penggunaan gadget membuat mereka tidak mempertimbangkan akan dampak positif dan dampak negatif bagi anak- anaknya. Salah satu alasan dari hal tersebut yang sering kita dengar adalah supaya anak tenang dan tidak rewel ketika orangtua sedang sibuk dengan pekerjaannya. Banyak juga orangtua yang menganggap enteng hal tersebut, padahal anak-anak perlu diperhatikan agar tidak terjerumus dampak negatif dari media sosial. Orangtua wajib meluruskan kekeliruan suatu hal dengan memberikan penjelasan yang mudah dimengerti supaya tidak ditirukan oleh anak ke depannya.

Untuk membentuk atau memperbaiki karakter anak dapat dilakukan dengan memperhatikan minat bakat anak, menghargai pendapat anak, tidak memaksakan kehendak, memberinya kasih sayang penuh, menciptakan rasa aman dan nyaman, dan mendorong keberanian anak. Orangtua juga dapat menceritakan atau memperlihatkan kisah-kisah tokoh terkenal melalui media sosial dan bagaimana cara mereka dapat meraih mimpinya supaya anak-anak bisa termotivasi untuk mengikutinya. Dengan demikian, anak-anak dapat mengembangkan kretifitasnya serta menerapkan hal-hal baik di masa depan.

Jadi kita perlu berhati-hati dalam bermain gadget khususnya media sosial. Manfaatkan media sosial sebagai sarana untuk pembentukan karakter anak yaang harus dilakukan secara bijaksana serta perlu dibatasi supaya tidak merugikan diri sendiri.

Selain itu pemberian pengetahuan dan wawasan tentang cara penggunaan media sosial yang baik kepada anak-anak juga sangat dibutuhkan. Disini peran orangtua dan orang-orang terdekat berkewajiban melakukan pengawasan terhadap generasi milenial disekitarnya. Awasi selalu pergaulan anak serta perhatikan keamanannya ketika bermain gadget, jangan sampai mereka terjerumus pada pergaulan masa kini yang semakin bebas dan terbuka.

Ikuti tulisan menarik Tiara Dwi Septiana lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu