x

Foto Majalah Tempo

Iklan

Taufan S. Chandranegara

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 Juni 2022

Sabtu, 1 April 2023 16:07 WIB

Eskrim Pop Up (28)

Eskrim Pop Up (28) Seneng-seneng sembari jalan-jalan. Puisi, menulis kejujuran cerita perasaan, hati gembira sehat jasmani, rohani. Hiburan buat kantong kalau lagi bolong. Menghitung hal tak bisa dihitung. Klick. Salam baik saudaraku.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

(1)

Ada bintang di bola matamu kelip-kelip 
Dari mata turun ke hati-hati enggak kepeleset
Kalau kepeleset berbahaya jatuh hati
Kalau jatuh hati remuk redam sejuta mimpi.

Kalau jatuh hati jangan ngantuk merem melek
Cuci muka biar hati tetap seger sepagi hari
Jangan lupa gosok gigi sebelum mandi
Supaya hati seterang mentari pagi-pagi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kalau kamu percaya rasi bintang bisa menari
Menyanyilah semerdu suara burung kenari
Semangat pagi-pagi, aktivitas mengejar mimpi
Kalau benar kamu petarung asli, berani mandiri.

Jalan kaki setiap pagi mencuci hati biar kinclong
Kamu Srikandi, selalu berani menembus badai
Menangkap matahari setiap hari sebelum senja
Kamu menang setiap hari penakluk hari.

**

(2)

Satu kali tersenyum itu tandanya kamu budiman
Pasti hatimu pemilik cinta sejati, bukan bola salju
Kalaupun ada sumur di ladang jangan numpang mandi
Carilah sungai sederas air menempa batu-batu.

Penakluk waktu sejati selalu berani tak basa-basi
Gelombang air menguji waktu mendorong batu alam
Kau lihat panorama sejauh mata memandang
Kuatnya cintamu sederas sungai mengairi ngarai.

Jangan sesuka waktu membuka penjaga hati
Rangkailah dulu berjuta tanya sebelum tau 
Siapa kucing garong siapa domba palsu
Ini planet Bumi, bukan bulan mimpi siang bolong.

**

(3)

Main bola kasti tak serupa main kelereng
Kalau belum pasti tanya dulu kenapa mimpi?
Karena cinta bukan serupa bantal guling
Tak serupa pula kue semprong atau gulali.

Musim kemarau tak lantas musim hujan
Sedia tenda sebelum hujan tangis patah arang
Hati jangan terluka karena tertusuk duri
Sebab bunga hati bukan bunga perdu.

Rumah kaca pelindung hati
Nyamuk malaria bisa mati
Kamu, bukan bunga plastik
Kamu, bunga asli pujaan hati. 

Hore!

***

Jakarta Indonesiana, April 01, 2023.

Ikuti tulisan menarik Taufan S. Chandranegara lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Epigenesis

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Kembang Jepun

Oleh: Handoko Widagdo

Kamis, 15 Februari 2024 10:19 WIB

Terkini

Terpopuler

Epigenesis

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Kembang Jepun

Oleh: Handoko Widagdo

Kamis, 15 Februari 2024 10:19 WIB