x

Beberapa orang yang sedang menghadapi konflik.

Iklan

MUUFI

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 Oktober 2022

Senin, 10 April 2023 15:41 WIB

Manusia adalah Makhluk Konfliktis

"Konflik pada dasarnya merupakan sebuah interkasi yang terjadi pada setiap masing masing individu dengan individu,  individu dengan kelompok,  kelompok dengan kelompkk kelompok dengan negara ataupun negara dengan negara"

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Manusia adalah Makhluk Konfliktis (homo conflictus)?

Tulisan ini merupakan sedikit pengetahuan yang saya dapatkan dari buku yang ditulis oleh Novri Susan seorang akademisi dan peneliti saat ini di Universitas Airlangga. 

Membaca tulisan dalam buku tersebut layaknya kebanyakan buku lainya begitu informatif dan mengandung banyak manfaat. Sewajarnya sebagai manusia dalam agama saya ialah diharuskan untuk menyampaikan dan menebarkan manfaat bagi orang lain.  Maka tulisan ini semoga menjadi insipirasi bagi kita semuanya. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Konflik pada dasarnya merupakan sebuah interkasi yang terjadi pada setiap masing masing individu dengan individu,  individu dengan kelompok,  kelompok dengan kelompkk kelompok dengan negara ataupun negara dengan negara.

Makhluk konfliktis ialah yang selalu terlibat dalam perbedaan-perbedaan,  pertentangan dan persaingan secara sukarela atau juga terpaksa. (Novri : 2010, 8).
Pertentangan dapat hadir dalam bentuk fisik dan pertentangan ide antara dua kubu. 

Contoh sederhanya adalah dalam ekosistem Keluarga yang didalamnya ada Ayah, ibu dan anak. Ekosistem ini tentu memiliki perselisihan biasanya yang paling telihat adalah pertentangan ide. Ayah akan mengganti chat tembok rumah, ayah mempunyai ide menganti chat tembok rumah dengan Warna putih. Ibu memiliki ide unyuk chat tembok rumah warna biru. Sementara sang anak mempunyai ide untuk warna tembok cokelat.  

Artinya beberapa ide anggota keluarga tersebut merupakan bentuk kecil dari gerakan persinggungan sehingga menyebabkan konflik sosial dalam takaran keluarga. pada dasarnya konflik memang merupakan bagian dalam jiwa manusia, kecenderungan tersebut dilandaskan karena manusia memiliki akal pikiran yang membuatnya memiliki perbedaan pandangan satu dengan yang lain. 

Ikuti tulisan menarik MUUFI lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu