x

Iklan

Puti Endah P.

Podcaster, dari siniar Copoyes Podcast. Penikmat kisah fiksi, film dan menulis.
Bergabung Sejak: 1 Mei 2023

Rabu, 3 Mei 2023 19:39 WIB

Tak Berguna: Dialog Jiwa dan Raga


Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Tak Berguna; Dialog Jiwa dan Raga.

 

Terhimpit dinding-dinding tebal berkelabu

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Usang dan berdebu

Diam terpaku tak berdaya

Mencoba terlepas, namun tak bisa

 

Pintu terbelenggu gembok kokoh, meskipun sudah karatan

Engsel terlihat segar mengkilap seperti habis dibersihkan

Warna perak menghiasi pintu itu dengan cantik

Ratusan pengeras suara juga turut andil dalam menghiasi ruangan

 

Tak berguna

Tubuh sehat nan segar tak bisa membuka pintu itu

Entah apa yang dipikirkan jiwa ini hingga ia mau menghuni raga itu

Betapa lemahnya jika dipersatukan

Bagai alu pencungkil duri

 

Terkurung dengan suara gaduh yang memekakan telinga, sepi dalam keramaian

Menutup kupingpun percuma

Menghantam pengeras suara sialan itu pun juga percuma

Tak ada benda lain di ruangan

 

Tegakah jiwa meninggalkan raga di tempat memuakaan seperti itu?

Mereka sudah menyatu sejak lama

Mungkinkan perpisahan mereka sudah dekat?

Tak ada yang tahu

 

“Wahai Jiwa, sudikah engkau menahannya sebentar saja?”

“Oh, Raga. Bagaimana mungkin aku bisa menahannya?! Lolongan itu membuatku muak! Tiada hentinya mereka menancapkan belati melalui mulutnya.”

“Biarkanlah mereka berbuat demikian. Abaikan mereka dan buatlah dirimu tenang. Jika tidak, semakin jadi pula tingkah mereka.”

“Kau pandai berbicara seperti itu. Kau tak merasakan apapun, Raga! Akulah yang merasakan pahitnya.”

“Keras sekali rupanya dirimu, Jiwa!”

 

Seonggok makhluk tak berguna itu hanya bisa diam

Melihat jiwa dan raga yang selalu bertengkar

Tak ada satupun yang memikirkan kunci

Dasar bodoh

 

Kebodohan ini membuat hidup semakin indah di dalam kurungan

Persetan dengan pengeras suara

Dialah pemicu jiwa dan raga bertengkar

Hingga melupakan hal yang sangat penting

 

Hal yang tak disadari

Tanpa harus bertengkar dan berpisah

Akal pun belum kau bangunkan

Agar ia menuntunmu keluar.

Ikuti tulisan menarik Puti Endah P. lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler