x

Kegiatan pelatihan public spekaing dalam branding sekolah melalui pendekatan manajemen human relation untuk menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 bagi sekolah.

Iklan

Bagus Rachmad Saputra

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 7 Juli 2023

Senin, 24 Juli 2023 09:25 WIB

Hadapi Tantangan di Era Revolusi Industri 4.0, Bantu Branding Sekolah Melalui Manajemen Human Relation

Tantangan era Revolusi Industri 4.0 yang berbasis dengan digitalisasi menjadi sebuah pekerjaan baru bagi sekolah untuk bisa mengikuti dan beradaptasi dengan arus perubahan di zama modern seperti saat ini.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Tantangan era Revolusi Industri 4.0 yang berbasis dengan digitalisasi menjadi sebuah pekerjaan baru bagi sekolah untuk bisa mengikuti dan beradaptasi dengan arus perubahan di zaman modern seperti saat ini.

Salah satunya adalah melakukan branding sebagai salah satu upaya sekolah untuk menggaet minat dan juga kepercayaan masyarakat melalui program-program pendidikan yang ditawarkan.

Pasalnya strategi branding yang dilakukan oleh sekolah akan memberi dampak yang cukup panjang terhadap kepercayaan masyarakat kepada sekolah sehingga dibutuhkan strategi branding yang tepat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Melihat permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang yang diketuai Dr. Mustiningsih, M.Pd menggelar pelatihan peningkatan manajemen human relation era revolusi industri 4.0.

Acara yang digelar di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar itu diikuti oleh forum Kepala Sekolah SD se Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.

Dalam acara pelatihan tersebut juga dipaparkan materi tentang konsep manajemen human relation dan teknik humas yang disampaikan tim anggota yakni Dr. Agus Timan, M.Pd dan Hasan Argadinata S.Pd, M.Pd.

Mustiningsih mengatakan pelatih manajemen human relation merupakan bagian penting dari upaya sekolah untuk mengenalkan diri mereka kepada masyarakat.

Melalui strategi branding yang tepat sekolah tidak akan perlu repot-repot mencari peserta didik karena masyarakat sudah memiliki kepercayaan kepada sekolah dengan program-program pendidikan yang ditawarkan dirasa sudah sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Di era yang modern seperti saat ini ada beragam saluran atau media komunikasi yang bisa dimanfaatkan dengan baik oleh sekolah untuk membuat branding yang pas melalui pendekatan manajemen human relation,” kata Mustiningsih.

Pelatihan Teknik-Teknik Humas dalam Manajemen Human Relation

“Bagaimana pun sekolah dan masyarakat adalah satu kesatuan yang tak bisa terpisahkan sehingga dibutuhkan pola komunikasi yang aktif. Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial, media massa, atau website sekolah,” bebernya.

Sementara Pengawas SD Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, Poniran, S.Pd, M.Pd merasa memang diperlukan kegiatan pelatihan untuk membantu sekolah dalam meningkatkan mutu dari program-program pendidikan yang ditawarkan kepada masyarakat.

Ia juga menyebut peran Perguruan Tinggi (PT) begitu penting untuk transfer ilmu ke sekolah agar kajian-kajian tentang manajemen human relation yang berkaitan dengan branding sekolah bisa diimplementasikan dengan baik.

“Tentu kami sebagai pelaksana di lapangan merasa senang dengan adanya kegiatan (pengabdian) seperti ini,” ujar Poniran.

“Karena bagaimana pun perguruan tinggi memiliki kewajiban moral untuk mengaplikasikan kajian keilmuan kepada sekolah untuk membantu peningkatan kualitas pendidikan di sekolah,” tandasnya.

Ikuti tulisan menarik Bagus Rachmad Saputra lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu