x

Dampak seseorang yang mengalami kecanduan terhadap video atau permainan berbasis internet (game online) sangat besar. Seseorang yang mengalami adiksi, di samping mengalami keluhan secara fisik juga mengalami perubahan struktur dan fungsi otak.\xd \xd Demikian pernyataan salah seorang praktisi kesehatan jiwa, dr. Kristiana Siste, SpKJ(K) saat ditemui dari Departemen Psikiatri FK UI RSCM, Senin petang (2/7).\xd \xd \x201cStruktur dan fungsi otaknya mengalami perubahan. Jadi, kalau kita lihat otaknya pake MRI, ada perubahan di bagian otak pre-frontal cortex\x201d, tutur dr. Siste.\xd \xd Gangguan pada bagian otak tersebut mengakibatkan orang yang mengalami suatu ketergantungan atau kecanduan kehilangan beberapa kemampuan/fungsi otaknya, antara lain fungsi atensi (memusatkan perhatian terhadap sesuatu hal), fungsi eksekutif (merencanakan dan melakukan tindakan) dan fungsi inhibisi (kemampuan untuk membatasi).

Iklan

Ridwan Saepuloh

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 September 2023

Minggu, 8 Oktober 2023 06:56 WIB

Bahaya Tersembunyi Kecanduan Bermain Game

Semakin muda seseorang kecanduan, tingkat kerusakannya semakin besar.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Game online sangatlah diminati dari anak-anak sampai dewasa.Kemajuan teknologi memudahkan kita untuk bermain game online dimana saja dan kapan saja..

Game awalnya di mainkan untuk mengisi waktu luang dan sekedar hiburan semata. Namun nyatanya banyak sekali yang memainkan game dalam waktu yang lama setiap hari.

Tentunya dengan waktu bermain yang berlebihan,akan menimbulkan banyak sekali kerugian dan efek samping khususnya bagi anak remaja.Yuk kita simak apa saja kerugiannya :

  1. Mata Rusak
Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bermain game dalam waktu lama tentunya akan berdampak buruk pada mata. Hal ini di karenakan mata terlalu lama dan sering terpapar radiasi dari layar monitor baik itu komputer maupun handphone.Selain itu pancaran blue light secara berlebih bisa merusak retina.

Mata adalah aset berharga pada tubuh kita.Kerusakan mata akan sangat merugikan kedepannya.Banyak pekerjaan/karir yang terhambat karena rusaknya mata.Oleh karena itu pembatasan bermain game sangat di butuhkan.Selain terhambatnya karir,biaya mengobati mata cukuplah mahal untuk saat ini.

  1. Lingkungan toxic

Lingkungan yang toxic tentunya akan merusak mental anak. Anak bisa cenderung agresif dan berkata kasar. Lingkungan toxic biasanya banyak ditemukan di game –game kompetitiv seperti game fps dan moba dsb.Kemudahan untuk berkomunikasi dalam game seperti chat dan voice chat membuat banyak sekali perilaku toxic yang terjadi.

  1. Kehilangan waktu untuk belajar

Ketika seorang anak sudah kecanduan bermain game, tentunya jadwal belajarpun akan berkurang.Tingkat konsentrasi belajar pun akan menurun di karenakan sudah kelelahan bermain game. Seperti kita tau beberapa game kompetitive membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi.

Sayangnya waktu belajar yang efektive adalah ketika masih muda.Ketika masa muda lebih dihabiskan untuk bermain game. Dikhawatirkan kualitas pembelajaran seseorang akan menurun dratis.

  1. Berbagai Gangguan kesehatan lainnya

Biasanya bermain game online membuat kita banyak berdiam diri.Bermain game dalam waktu yang lama membuat kita jarang bergerak. Beberapa kasus kecanduan game bahkan membuat seseorang rela bergadang untuk menghabiskan waktu bermainnya. Hal ini bisa menyebabkan beberapa ancaman kesehatan serius diantaranya obesitas, gangguan motorik,dll

Adapula beberapa kasus bermain game secara berlebihan yang mengakibatkan kematian.

Banyak sekali bahaya bahaya lain ketika kecanduan game yang belum bisa di sebutkan di artikel ini, namun yang pasti bermain game secara berlebihan bisa mengurangi kualitas hidup seseorang. Semakin dini seseorang kecanduan game,maka dampak negatifnya akan semakin besar.

Akan sangat sulit jika seseorang sudah dalam tahap kecanduan. Perlu peran serta keluarga agar seseorang bisa benar benar bebas dari kecanduan game.Di artikel selanjutnya, mari kita bahas beberapa tips untuk mengobati kecanduan bermain game.

Ikuti tulisan menarik Ridwan Saepuloh lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu