x

Mengenal sastrawan Danarto

Iklan

Rika Amaliah321

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 Oktober 2023

Kamis, 2 November 2023 15:53 WIB

Pojok Danarto

Mengenal sastrawan Danarto di Pekan Kebudayaan Nasional UIN Syarif Hidayatullah

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Apa itu Pekan Kebudayaan Nasional atau yang sering disebut dengan PKN?

Pekan Kebudayaan Nasional atau yang biasa disebut dengan PKN merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan sebagai wujud implementasi dari agenda strategi pemajuan kebudayaan yang telah disepakati dalam kongres kebudayaan nasional 2018. Yang diwujudkan dengan cara menyediakan ruang bagi keberagaman ekspresi budaya, serta mendorong interaksi budaya guna memperkuat kebudayaan yang inklusif. 

Acara PKN ini juga merupakan acara tahunan yang diadakan sejak tahun 2019 di Universitas Islam Negeri Jakarta. Dan acara PKN baru saja di selenggarakan beberapa hari lalu yakni dari tanggal 22-28 Oktober 2023. Pekan Kebudayaan Nasional ini diadakan oleh prodi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia UIN jakarta. Didalam acara ini juga banyak memamerkan Pojok Danarto. Nah apakah kalian tau apa itu pojok Danarto;

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pojok Danarto di PKN UIN Syarif Hidayatullah

Melihat betapa luar biasanya karya-karyanya Danarto, UIN Syarif Hidayatullah berusaha memperkenalkan lebih jauh bagaimana karyanya dalam acara PKN 2023. PKN membuat Pojok Danarto di loby timur bagian dalam FITK yang menampilkan beragam karya ciptaannya. Mulai dari cerita pendeknya, lukisannya, buku-bukunya ditampilkan secara terbuka di Taman Bacaan Danarto. Pojok Danarto yang dibuka secara umum ini memberi kebebasan bagi para pengunjung untuk melihat dan mempelajari lebih jauh karya Danarto. Pojok Danarto juga dibuat sebagai bentuk apresiasi atas perubahan dalam gaya penulisan yang dipelopori oleh Danarto. Pojok Danarto dibuat dengan harapan mampu mengenalkan karya-karya serta aliran yang banyak mengandung nilai-nilai religiusitas Sastrawan Danarto kepada masyarakat awam. 

 

Baik, Danarto adalah seorang sastrawan nih temen-temen. Beliau dilahirkan pada tanggal 27 Juni 1941 di Sragen, Jawa Tengah. Ayahnya bernama Jokio Harjodinomo seorang mandor pabrik gula. Dan ibunya bernama Siti Aminah, seorang pedagang batik di pasar. 

Perjalanan beliau saat berpendidikan, yaitu pada saat beliau telah menamatkan Sekolah Dasar (SD), beliau melanjutkan perjalanan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kemudian, ia meneruskan sekolahnya di Sekolah Menengah Atas (SMA) bagian sastra di solo. Pada tahun 1958-1961 ia belajar di Akademik Seni Rupa Indonesia (ASRI) Yogyakarta jurusan seni lukis. Pada tahun 1976 beliau mengikuti lokakarya Internasional Writing Program di lowa city, Amerika Serikat, bersama pengarang dari 22 negara. Beliau memang sangat berbakat dalam bidang seni. Selain itu ia juga membuat karya seni rupa seperti Relife, mozaik, patung, dan mural (lukisan dinding). Rumah pribadi, kantor, gedung, dan sebagiannya banyak yang telah di tanganinya dengan karya seninya. Dan masih banyak lagi yang dilakukannya di tahun-tahun selanjutnya. 

Danarto lebih gemar berkecimpung dalam dunia drama. Hal itu terbukti sejak tahun 1959-1964 beliau masuk menjadi anggota Sanggar Bambu Yogyakarta, sebuah perhimpunan pelukis yang biasa mengadakan pameran seni lukis keliling, teater, penggelaran musik, dan tari. Dalam pementasan drama yang dilakukan Rendradan Arifin C.Noor, danarto ikut berperan, terutama dalam rias dekorasi. 

Dalam bidang film ini juga beliau banyak memberikan sumbangannya yang besar, yaitu sebagai penata dekorasi. Film yang pernah di gerapnya ialah lahirnya Gatotkaca (1972), dan Rego (1971), mutiara dalam lumpur (1972), dan bandot (1978). 

Itulah sekilas tentang sastrawan Danarto yang sangat luar biasa dalam berkarya, terutama dalam bidang kesenian.

 

 

Ikuti tulisan menarik Rika Amaliah321 lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

19 jam lalu

Terkini

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

19 jam lalu