x

Atlas perjalanan karier Es Devlin

Iklan

Slamet Samsoerizal

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 Maret 2022

Sabtu, 25 November 2023 14:00 WIB

Pameran Retrospektif Es Devlin Dibuka di Museum Cooper Hewitt, New York AS

Pameran retrospektif Es Devlin telah dibuka di Cooper Hewitt, Smithsonian Design Museum di New York City. Pameran ini lebih kentara mengedepankan kisah perjalanan karier sang desainer selama 30 tahun.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Es Devlin bagi banyak orang di bidang seni dan desain panggung adalah nama yang tidak asing lagi. Pencipta asal Inggris ini telah bekerja sama dengan para bintang. Tercatat nama-nama seperti:  Beyonce untuk tur dunia Formation dan Renaissance, tur dunia Yeezus milik Kanye West, Kanye West Storytellers, tur Watch The Throne milik Jay-Z dan Kanye West, tur stadion After Hours Til Dawn milik The Weeknd, Sphere Residency milik U2, Monster Ball milik Lady Gaga, dan masih banyak lagi.

Dilansir dari laman hypebeast.com, selain musisi, Es Devlin juga telah bekerja sama dengan rumah mode seperti Louis Vuitton dan YSL di samping Olimpiade, Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dengan pengalaman selama 30 tahun, resume-nya cukup luas dan yang disebutkan di atas hanyalah sebagian kecil dari sejarahnya.

Berjudul An Atlas of Es Devlin, retrospektif baru ini membahas lebih dalam tentang pengalaman dan kisah sang kreator yang kaya. Secara khusus, retrospektif ini mengungkapkan katalog lengkap materi proses yang menampilkan sketsa, maquette, sampel bahan, notasi, foto, dan karya seni yang berdiri sendiri. Dengan menggabungkan karya-karya ini, pameran ini menggarisbawahi bagaimana karya Devlin telah berpindah-pindah di antara ruang musik, tarian, seni, patung, aktivisme, dan puisi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Karya saya adalah membayangkan dunia yang belum ada, untuk mengajak pengunjung berlatih 'interbeing' dalam arsitektur psikologis yang belum pernah mereka tempati sebelumnya, untuk mengingatkan pengunjung bahwa mereka tidak terpisah, tetapi terhubung satu sama lain dan dengan biosfer," kata Devlin. "Untuk pameran ini, saya telah mengumpulkan gambar, patung kertas yang rapuh, dan model kardus berputar berskala kecil yang telah saya dan tim studio saya buat selama tiga dekade terakhir, sebuah praktik paralel miniatur yang merupakan akar dari pertunjukan publik dan karya instalasi berskala besar."

Lihatlah kilas baliknya dalam galeri tersebut. Atlas Es Devlin dibuka di Cooper Hewitt, Smithsonian Design Museum hingga 11 Agustus 2024. ***

Ikuti tulisan menarik Slamet Samsoerizal lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu