x

Photo Tempo.com

Iklan

Taufan S. Chandranegara

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 Juni 2022

Rabu, 6 Desember 2023 12:29 WIB

Syair Ainulbanat

Syair Ainulbanat. Hanya sebuah puisi mengalir saja. Salam baik.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Tak selamanya kala edaran cuaca berubah tepat buana berseri, menerawang langit gemintang berkelip saling berkabar.

Sampur gantung melayang-layang, menggapai-gapai, memanggil-manggil sekar wangi bunga setaman merebak menyusul kekasih bianglala.

Sore katanya akan tiba setelah kidung lilin-lilin menyala berkabut warna senjakala bukan jingga hampir sedekat memerah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kalau rindu bukan buah dari cinta, lantas siapa meletakkan kangen ingin mencapai awan-awan, meski mendung sekalipun badai.

Bukan rindu seperti biasa, bukan kangen selewat hembusan angin, jendela terbuka pandangan meluas, datanglah tanpa tanda petik suara.

Tak sekadar majas mengurai roman, biarkan alami berjuta kumbang menyanyi cerita kupu-kupu pelangi, ilalang menjulang memberi teduh.

Kalau itu harapan menunggu kesetiaan tak lalai saat perubahan sekalipun cerita menutup jendela.

*** 

Jakarta Indonesiana, Desember 06, 2023.
Salam menulis di warung kopi.

Ikuti tulisan menarik Taufan S. Chandranegara lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.


Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu