x

Iklan

Agus Buchori

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 8 November 2021

Kamis, 28 Desember 2023 18:55 WIB

Koran Minggu dan Majalah Masih Ada

Penyajian berita secara lengkap tentunya akan sulit dilakukan media online yang mengharuskan kecepatan penyajian. Nah majalah cetak dengan penyajian informasinya yang unik dan tak jarang memunculkan feature yang humanistik masih sulit tergeser oleh media online.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Di tengah gempuran berita dari medsos dan aneka situs berita yang begitu masif membuat orang tak lagi menunggu surat kabar harian untuk sekedar tahu informasi singkat tentang fakta yang terjadi hari ini. Kemudahan yang ditawarkan oleh gawai dalam genggaman dalam ,mengakses informasi membuat media cetak (koran dan majalah) terpinggirkan dari kebutuhan orang untuk mendapatkan informasi.

Kecepatan informasi memang menjadi kebutuhan penting di era internet yang membuat orang menginginkan sesuatu serba cepat ini tak terkecuali informasi. Meskipun informasi tersebut beresiko tidak valid alias hoax, karena kebutuhan untuk mendapatkannya secara cepat ini membuat orang mengabaikan hal tersebut.

Akibat terlalu banyak mendapat informasi yang kadang kurang lengkap bahkan tidak valid melalui internet ini, orang mulai memikirkan ulang cara mereka mendapatkan informasi ini. Mereka mulai melirik informasi yang mempunyai kedalaman dan ulasan yang mendalam. Hal ini tentunya dilakukan untuk meningkatkan kualitas informasi yang didapatkannya. dan pada akhirnya juga meningkatkan kualitas keputusan yang dihasilkannya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Nah, situasi ini sepertinya telah dibaca beberapa media cetak untuk memberikan informasi yang bukan hanya sekedar fakta karena itu sudah diambil alih oleh beberapa media online. Mereka mulai menggarap koran yang cara penyajian lebih mendalam dengan sedikit ulasan di akhir pekan. Koran yang terbit di Sabtu-Minggu sepertinya menjadi solusi yang menarik agar mereka tidak tergusur media online.

Penyajian koran minggu dengan banyak refleksi terhadap berita  selama sepekan membuat pembaca merasa lebih detail mengetahui sesuatu, baik latar belakang maupun analisa efek yang ditimbulkannya. Cara penyajian yang seperti menu majalah ini membuat koran minggu bisa terus dinanti para pembacanya.

Meski beberapa majalah banyak yang gulung tikar, terutama majalah hiburan namun beberapa majalah yang menyajikan berita lebih mendalam (menyebut salah satu adalah Tempo) masih dinanti para pembaca setianya. 

Penyajian berita secara lengkap tentunya akan sulit dilakukan media online yang mengharuskan kecepatan penyajian. Nah majalah cetak dengan penyajian informasinya yang unik dan tak jarang memunculkan feature yang humanistik masih sulit tergeser oleh media online. Satu lagi keunggulan majalah dan koran Minggu adalah adanya rubrik budaya.

Rubrik budaya termasuk juga sastra masih menjadi rubrik menarik karena di sini ada keterlibatan konsumen untuk mengisi di dalamnya. Dalam rubrik ini, banyak pengamat sosial dan sastrawan yang masih membutuhkan sarana memajankan karya mereka.  

Dan juga ada yang tak bisa dikesampingakan bahwa pembaca setia karya sastra maupun ulasan budaya di koran Minggu maupun majalah  masih ada meski mereka dikepung produk instan dari gawai mereka. Dengan adanya pembaca yang haus akan bacaan yang mendalam ini, kehadiran koran Minggu dan majalah akan selalu dinanti meski informasi baru bisa datang silih berganti dalam hitungan detik.   

  

Ikuti tulisan menarik Agus Buchori lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu