x

Photo by Fox from Pexels: https://www.pexels.com/photo/group-of-people-watching-on-laptop-1595385/

Iklan

Sephia dwiyanti

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 22 Januari 2024

Selasa, 23 Januari 2024 07:23 WIB

Tantangan Pendidikan di Zaman Now

Artikel yang menjelaskan tentang urgensi pendidikan di”Zaman No”

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Pendidikan merupakan bidang yang sangat penting dalampembangunan suatu negara.  Namun seiring perubahan zaman dan berkembangnya teknologi, tantangan dalam dunia pendidikan terus meningkat.  Perkembangan dunia pada era globalisasi saat ini merupakan tantangan atau peluang bagidunia pendidikan untuk beradaptasi dan menyikapipermasalahan yang semakin kompleks.  Nilai-nilai budayayang kuat, tergerus oleh tekanan-tekanan ekonomi dalamkehidupan, tuntutan masyarakat akan keadilan dan demokrasi,serta kuatnya nilai budaya yang tergerus arushedonistic, prakmatis, materialistic dan sekularistik menjaditanda kecenderungan keberadaan pendidikan di era globlalisasi saat ini. Menurut Rusniati Tantangan yang dihadapai dunia pendidikan saat ini, antara lain sebagaiberikut (Rusniati, 2015) :

1. Globalisasi di bidang budaya, etika, dan moral: Globalisasimemengaruhi budaya dan nilai-nilai yang dibawa oleh negara lain ke negara kita. Dunia pendidikan harusmemberikan pendidikan yang menumbuhkan rasa cintatanah air dan memfilter dampak globalisasi. Penggunaanteknologi dan sosial media yang lebih canggih membuatinformasi atau budaya lain menyebar dengan cepat, sehingga menjadi trend, gaya, dan kebiasaan yang dianggapkeren, meskipun beberapa di antaranya bertentangandengan nilai dan budaya Indonesia. Contohnya adalah trenmode, seperti pakaian yang dipakai oleh orang asing, seperti wanita Amerika di Bali mengenakan bikini dan pakaian yang cukup terbuka. Contoh lain termasukkebiasaan orang Barat menyapa orang asing denganmencium pipi atau memeluk mereka.
 
2. Persaingan untuk mendapatkan pekerjaan antara alumni sekolah dan perguruan tinggi semakin ketat. Ini karenadalam beberapa industri, persaingan untuk mendapatkanpekerjaan semakin sulit. Oleh karena itu, pendidikan harusmenghasilkan generasi yang memiliki kemampuan dan skilyang mampu menciptakan lapangan kerja dan membukausaha sendiri.
 
3. Hasil survei internasional tentang indek pendidikan masihrendah. Hasil menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih rendah atau bahkan selalu burukdibandingkan dengan negara tetangga.
 
4. Masalah rendahnya tingkat sosial-kapital, ataukepercayaan diri seseorang.

Globalisasi telah mengubah semua aspek kehidupan, termasuk pendidikan, yang berfungsi sebagai tempat untukmengembangkan potensi manusia yang baik. Dunia pendidikan menghadapi tantangan besar karena kebutuhanmasyarakat akan pendidikan berkualitas tinggi semakinmeningkat seiring perkembangan globalisasi. Tantangan masa kini menunjukkan seberapa efektif pendidikan negara kita.

Di antara tantangan yang muncul dalam dunia pendidikan terkaitdengan globalisasi adalah ketidakmampuan untukmenyediakan sumber daya berkualitas tinggi, termasuksumber daya manusia; kehilangan nilai-nilai budaya bangsa, yang dirusak oleh globalisasi; kehilangan identitaskebangsaan, seperti ketika bahasa Indonesia dicampur denganbahasa asing dan daerah; dan kecenderungan untukmengutamakan produk impor. Keempat masalah tersebutmenuntut pengembangan sistem pendidikan yang mampumengatasi masalah tersebut untuk memberikan peluang bagigenerasi muda kita di era globalisasi (Taufikurrahman, 2021).

Kesimpulan: beberapa tantangan utama yang dihadapipendidikan di zaman now melibatkan aspek globalisasi, persaingan di dunia kerja, hasil survei internasional, dan rendahnya tingkat social-capital. Pentingnya membentukpendidikan yang mampu mengatasi tantangan ini terletak pada upaya memberikan pembelajaran yang tidak hanya mencakupaspek akademis, tetapi juga memperkuat nilai-nilai budayadan moral. Adanya persaingan ketat dalam dunia kerjamenunjukkan perlunya pendidikan menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan dan kemampuan yang relevan dengankebutuhan pasar. Survei internasional yang menunjukkan hasilrendah menjadi panggilan bagi sistem pendidikan untuk terusmelakukan evaluasi dan perbaikan. Kualitas pendidikanmenjadi kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat global. Masalahrendahnya tingkat social-capital juga menjadi fokus dalammembentuk karakter siswa. Pendidikan tidak hanya tentangpengetahuan, tetapi juga tentang membentuk individu yang amanah, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran sosial.Dalam menghadapi era globalisasi, penting bagi dunia pendidikan untuk menjawab tantangan tersebut denganmenciptakan sistem pendidikan yang adaptif, responsif, dan mampu menghasilkan generasi yang berkualitas. Dengandemikian, pendidikan dapat menjadi motor penggerakpembangunan bangsa dan menjawab tuntutan zaman now yang semakin kompleks.

Ikuti tulisan menarik Sephia dwiyanti lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu