Ajak Peserta Didik Cinta Llingkungan Lewat Mural

Selasa, 9 April 2024 16:51 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Mengajak peserta didik cinta lingkungan lewa mural adalah langkah nyata kami untuk ikut andil dalam mensukseskan 10th World Water Forum 2024 yang akan dilaksanakan di Bali pada tanggal 18 s/d 24 Mei 2024.

Ditengah laju pertumbuhan penduduk dan perubahan iklim sekarang ini, bumi berjibaku melawan perubahan cuaca dan air bersih yang semakin langka dan mahal. Upaya konservasi air, ketersediaan air bersih dan sanitasi serta ketahanan pangan dan energi terus dilakukan oleh Pemerintah.

10th world water forum 2024 atau forum air sedunia ke-10 yang akan dilaksanakan di Bali pada tanggal 18-24 Mei 2024 merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi bangsa Indonesia karena dipercaya menjadi tuan rumah forum konferensi sektor air terbesar di dunia. Forum air sedunia ke-10 ini mengambil tema Water for shared posperity  atau air untuk kesejahteraan bersama. Forum ini juga mengajak warga dunia memperlakukan air dengan bijak untuk masa depan yang lebih baik.

Isu lingkungan yang semakin gencar digaungkan karena adanya perubahan iklim membuat forum ini penting untuk diketahui khalayak umum, termasuk generasi muda. Mereka adalah generasi yang cepat/lambat akan terdampak di masa depan jika tidak ada tindakan nyata mitigasi dari potensi bencana.

Untuk itulah sebagai pelajar SMA Negeri Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur  melalui program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) menuangkan ide dan gagasan untuk cinta lingkungan melalui mural. Kegiatan ini bertujuan membentuk pelajar Indonesia berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Kegiatan dilakukan dalam rangka ikut andil mensukseskan 10th world water forum 2024.

Mural adalah seni yang dibuat ditembok. Partisipasi aktif peserta didik dalam kegiatan mural P5 sangat penting untuk mendorong kesadaran dan keberlanjutan lingkungan. Cinta lingkungan harus kita tanamkan sejak dini, dari kita untuk anak cucu kita. Dengan melukis disepanjang tembok dinding pagar sekolah, peserta didik antusias dengan kegiatan mural ini.

Dari mural, kampanye lingkungan bisa dilakukan.

Dari mural ada pesan edukasi kontribusi dari generasi muda untuk mendukung sustainable development goals ( SDGs ) di bidang lingkungan khususnya untuk meminimalisir akibat pemanasan global yang tengah menjadi isu global dan semakin hari semakin urgent untuk dibahas dan dikelola seperti apa kedepannya.

            Pertumbuhan perumahan wilayah dan pertumbuhan penduduk berdampak pada penurunan kualitas lingkungan. Untuk itulah diperlukan strategi penyelesaian salah satunya adalah melalui media pembelajaran yang aplikatif dan menyentuh kehidupan sehari-hari pada proses pembelajaran di sekolah yang mengarah pada upaya pembentukan perilaku peserta didik yang peduli lingkungan.

Dari mural, tersirat pesan pentingnya menjaga flora fauna, serta lingkungan hijau, bersih dan indah.

Dari mural, tersampaikan pesan dalam rangka peningkatan pembentukan karakter peduli lingkungan, kritis, kreatif, disiplin, kolaboratif, rasa ingin tahu dan tanggung jawab.

Karakter peduli lingkungan berperan besar bagi kesejahteraan dan kesinambungan hidup masyarakat.

            Global warming yang kini menjadi isu global adalah bukti / bentuk rendahnya pemahaman dan keterampilan menjaga kelestarian lingkungan hidup, menjadikan masyarakat rentan bertindak kerusakan lingkungan tempat tinggal.

            Oleh karena itu pelajar yang dianggap sebagai agent of change  perlu untuk terus ditingkatkan guna menumbuhkan karakter cinta lingkungan. Karena pada dasarnya pendidikan merupakan upaya yang terencana dalam proses pembibingan dan pembelajaran bagi individu agar berkembang dan tumbuh menjadi manusia yang mandiri, bertanggung jawab, kreatif, berilmu, sehat berakhlak mulia baik dilihat dari aspek jasmani maupun rohani.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan kita tetap bisa menjaga lingkungan sebagai amanah dari Tuhan Yang Maha Esa, Alloh SWT.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Intan Bahriyah Maulidiyah

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler