x

Bagaimana Big Data Membantu Transformasi Digital Anda?

Iklan

Franceas Ghade

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 16 April 2024

Senin, 22 April 2024 14:16 WIB

Pentingnya Data Analytics dalam Kebijakan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Di era digitalisasi saat ini, Data analytics sudah sangat berkembang dalam proses bisnis, oleh karena itu perlu diadopsi dalam pemerintah untuk membuat kebijakan yang berbasis data agar tepat sasaran dalam kesejahteraan masyarakat.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Kesejahteraan masyarakat merupakan cita cita yang diinginkan  dalam oleh semua negara untuk memenuhi kebutuhan - kebutuhan masyarakat. Menurut Michael Todaro dan Stephen Smith dalam bukunya Economic Development mendefinisikan kesejahteraan masyarakat sebagai keadaan terpenuhinya kebutuhan dasar, seperti rumah yang layak, sandang (pakaian), pangan (makanan), pendidikan, dan kesehatan.

Kemudian menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, kesejahteraan masyarakat didefinisikan sebagai kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya.

Kesejahteraan masyarakat adalah sebuah kondisi di mana setiap orang merasa bahagia, aman, dan memiliki akses terhadap kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan yang layak. Dalam upaya mencapai kesejahteraan masyarakat, pemerintah tentunya berusaha untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakat dalam penyediaan layanan publik, kebijakan dan penggunaan anggaran publik.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam membuat kebijakan publik dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, tentunya di dalam melakukan perencanaan harus berbasis pada data, bukti dan keilmuan. Pentingnya kebijakan berbasis data, bukti, dan analisis yang kuat agar apa yang diputuskan atau kebijakan yang diambil lebih yang akurat,  dan segala pelayanan yang diberikan tepat sasaran.

Dalam era digitalisasi yang terus berkembang saat ini, di segala sektor baik bisnis, swasta dan pemerintahan dalam pengambilan keputusan tidak terlepas dari data dan analisis yang kuat. Saat ini data dapat diakses dengan mudah namun perlu dikembangkan untuk menghasilkan sesuatu dari data tersebut tinggal kita menjadikan data itu untuk kepentingan apa. Berdasarkan skala besar kecilnya data,   big data adalah istilah yang merujuk pada kumpulan data yang sangat besar dan kompleks yang tidak dapat diolah dengan metode konvensional.

Akhir-akhir ini, data analyticts sudah menjadi tren yang berkembang  bahkan perusahaan- perusahaan besar sudah banyak membutuhkan profesi data analyst di perusahaan mereka. Lalu apa itu data analisis?  Dilansir dari  Badan Pusat Statistik (bps.go.id), analisis data merupakan suatu proses yang sangat penting dalam mengolah informasi dari berbagai sumber data. Data analytics adalah proses menganalisis data mentah untuk mencari insights potensial yang dapat ditindaklanjuti.

Para data analyst atau orang yang menganalisis data akan meng-ekstrak data mentah, melakukan pengolahan data, menyusun, dan kemudian menganalisisnya. Dengan kata lain, mereka mentransformasi kumpulan angka yang awalnya tampak susah dipahami menjadi informasi yang koheren dan gampang dimengerti oleh orang awam. Setelah berhasil melakukan interpretasi, analis data kemudian akan menyampaikan temuan mereka dalam bentuk rekomendasi tentang langkah lanjutan apa yang sebaiknya diambil oleh perusahaan.

Dalam bidang pemerintahan, data analytics memainkan peran penting dalam memahami tren, kebutuhan, dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia. Dengan melakukan analisis data secara cermat, dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan untuk dapat mengoptimalkan program kesejahteraan masyarakat.

Dalam konteks program kesejahteraan masyarakat dalam pemerintahan, data analytics memiliki peran yang sangat relevan. Dengan memanfaatkan data analytics, pemerintah dapat mengoptimalkan program kesejahteraan masyarakat agar lebih efektif, responsif, dan berdampak positif bagi warga negara. Penerapannya dapat membantu pemerintah untuk merancang program yang lebih efektif seperti mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dalam hal ini analisis data dapat membantu memahami kebutuhan dan prioritas masyarakat yang berbeda seperti Data demografi, survei, dan data sosial media yang dapat membantu mengidentifikasi kelompok rentan dan area yang membutuhkan intervensi.

Selain itu dapat mengevaluasi program dalam hal ini analisis data mengukur dampak program dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Analisis data juga dapat memprediksi trend kebutuhan di masa depan sehingga program dapat dirancang untuk mengatasi masalah yang akan datang. Selain itu, Analisis data dapat meningkatkan komunikasi dan advokasi seperti memvisualisasikan data yang menarik dan mudah dipahami, yang dapat digunakan untuk mengkomunikasikan dampak program kepada pemangku kepentingan dan dapat membantu membangun argumen yang kuat untuk mendukung program kesejahteraan masyarakat.

Penerapan Data Analytics

Penerapan Analisis Data dalam Program Kesejahteraan Masyarakat seperti dalam bidang kesehatan, dalam jurnal Fauzi Nugraha, et.al. (2023)  menunjukkan bahwa pertama, Kualitas data memiliki pengaruh yang signifikan terhadap performa dalam pengambilan keputusan dalam konteks BPJS kesehatan di Indonesia. kedua, Kemampuan Big Data Analytics berpengaruh positif terhadap kinerja pengambilan keputusan dalam, ketiga, Kinerja pengambilan keputusan berpengaruh positif terhadap kinerja proses bisnis dengan banyaknya inovasi digital yang digunakan seperti Chatbot Interaktif (Chika), Mobile JKN dan pelayanan administrasi menggunakan Whatsapp (Pandawa).

Selain itu, penerapan Analisis Data dalam pengentasan kemiskinan dalam jurnal yang ditulis oleh Dian Khotimah (2021) menunjukkan bahwa respons publik terhadap empat program pengentasan kemiskinan di Indonesia selama pandemi COVID-19 umumnya positif dan mendukung dengan menggunakan Analisis Big Data dimana Analisis Twitter digunakan untuk mengumpulkan persepsi publik, dengan metode text mining untuk memproses data dan Sentimen Publik dimana Mayoritas sentimen publik adalah netral atau positif, dengan sebagian kecil yang negatif atau kritis terhadap program-program tersebut. sehingga analisis big data dapat membantu dalam mengevaluasi dan mengoptimalkan kebijakan pemerintah.

Penerapan Data  Analisis Di Beberapa Negara Maju

Melalui pemanfaatan potensi Big Data secara efektif, organisasi mampu mengidentifikasikan peluang baru, memaksimalkan operasional, dan meningkatkan pelayanan seperti negara-negara maju di dunia yang telah berhasil memanfaatkan Big Data secara optimal (leap.digitalbisa.id). Salah satu negara yang menjadi contoh penerapan Big Data dilansir dari laman bappenas.go.id menunjukkan keberhasilan dalam penerapan data analitik dan Big data di Di Amerika Serikat, kesuksesan menggunakan Big Data dapat dilihat dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang menerapkan Big Data dalam melacak wabah penyakit, melihat tren kesehatan masyarakat, dan mendesain intervensi kesehatan yang efektif. Begitu juga dengan Badan Keamanan Nasional (NSA) yang memanfaatkan Big Data untuk menganalisis data intelijen dan memonitor aktivitas kejahatan siber.

Jadi di era digitalisasi ini, penggunaan data analytics dalam pemerintahan adalah penting karena dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang tepat, mendukung aktivitas publik, dan mengidentifikasi solusi untuk permasalahan yang ada. Big Data dapat menyediakan informasi yang faktual dan berharga untuk pemerintah, seperti feedback dan respons masyarakat, kebijakan data publik, dan pengelolaan publik untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

Ikuti tulisan menarik Franceas Ghade lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terkini

Terpopuler