x

Iklan

dea putri paschaa

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 2 Juni 2024

Minggu, 2 Juni 2024 15:44 WIB

Budaya Kopi Keliling Memikat Minat Mahasiswa

Pada umumnya, kopi keliling dioperasikan memakai kendaraan seperti mobil hingga gerobak sepeda. Mereka mudah ditemui pelanggan meksipun lokasi yang kerap berpindah. Fleksibilitas ini cocok untuk kehidupan di perkotaan yang sibuk.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Bagi sebagian orang, kopi menjadi salah satu pelengkap saat melakukan aktivitas baik di pagi hari hingga malam hari. Kopi dapat memberikan manfaat seperti meningkatkan energi, sebagai antioksidan, hingga mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2. Namun efek dari kafein dapat menyebabkan kecemasan, peningkatan detak jantung, masalah pencernaan, hingga insomnia. Pola tidur yang dapat terganggu saat mengonsumsi kopi nyatanya terjadi pada sebagian orang, hal ini menyebabkan kopi menjadi pilihan untuk menemani saat belajar maupun bekerja.

Meneguk segelas kopi saat ini sudah seperti gaya hidup yang seakan menjadi tren untuk anak muda khususnya. Beragamnya brand dengan patokan harga yang berbeda-beda akan menjadikan kesenjangan sosial saat membeli produk kopi. Mahasiswa yang termasuk sebagai penggemar kopi dapat meminum 2-3 kali perhari. Istilah WFC (work from cafe) yang tidak asing bagi pekerja kantoran, mahasiwa, maupun individu lainya memilih untuk mengerjakan sessuatu pada coffee shop ditemani segelas kopi dibandingkan dengan mengerjakan di rumah dengan suasana yang berbeda.

Meningkatnya penggemar kopi melahirkan inovasi baru untuk membuka peluang bisnis seperti kopi keliling. Bagaikan menjemput rezeki, kopi yang dijual keliling sangat menarik perhatian dengan strategi penjualan yang berbeda-beda. Inovasi yang menghadirkan kemudahan dan keunikan dalam penyajian dapat menarik kalangan para penikmat kopi. Dengan strategi baru, toko kopi kekinian meluncurkan kopi keliling yang berbeda dengan penjual kopi sebelumnya yang menjual kopi dengan minuman sachet, kali ini yang dijual adalah menu yang sering ada pada coffeeshop seperti kopi susu gula aren yang hanya dipatok harga mulai dari Rp. 8000 menjadi identik dengan kopi keliling.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Inovasi yang ditawarkan bisnis ini dapat menciptakan peluang pekerjaan dengan tantangan yang harus dihadapi, seperti izin operasional, cuaca, hingga minat pembeli. Hal tersebut dapat ditangani dengan perencanaan usaha yang matang. Dapat dikatakan dengan adanya usaha kopi keliling terdapat beberapa pihak yang diuntungkan, dengan hidup yang saling berdampingan.

Pada umumnya, kopi keliling dioperasikan memakai kendaraan seperti mobil, hingga memakai gerobak sepeda yang mudah ditemui oleh pelanggan dengan titik lokasi yang dapat berpindah, fleksibilitas ini yang cocok untuk kehidupan di perkotaan yang sibuk. Dengan adanya peran media sosial yang dapat berpengaruh pada pemasaran digital maka memudahkan pelanggan menemukan lokasi kopi keliling, bahkan dengan konten terkait dapat menambah rasa penaasaran jika belum mencobanya, karena tidak sedikit orang mengetahui kopi keliling dari media sosial seperti Tiktok maupun Intagram.

“Kopi menjadi pilihan untuk menemani saya dalam melakukan aktivitas setiap harinya. Dengan inovasi kopi keliling yang dapat menjadi alternatif pilihan saat tidak memiliki banyak waktu untuk membeli di kedai kopi”. Ujar Caca, seorang mahasiswa yang sedang melakukan studi di Surabaya. Bagi Caca pengaruh kopi seperti memberikan efek seperti kecanduan untuk membantu dalam memperbaiki suasana hati, yang sangat berpengaruh pada pengerjaan aktivitas seorang mahasiswa.

Persebaran kopi keliling dengan berbagai pilihan brand di lingkungan kampus mencuri perhatian mahasiswa untuk mencoba yang akhirnya dapat menentukan rasa kopi mana yang sesuai dengan selera. Dengan memasang harga yang terkesan murah tetapi tetap memberikan cita rasa yang tidak kalah dengan kopi mahal lainnya menjadi pilihan tepat mahasiswa yang sedang berhemat.

Kopi keliling bukan hanya gaya hidup, namun ini adalah inovasi dalam cara menikmati kopi. Dengan kemudahan, kenyamanan, juga keunikan dapat menambah nilai lebih bagi para penikmat kopi. Kesan yang berbeda saat membeli kopi keliling nantinya dapat menjadi budaya yang terus mengikuti perkembangan zaman.

Ikuti tulisan menarik dea putri paschaa lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler