x

Iklan

Topik Irawan

Fulltime Blogger
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Senangnya Kok Tandingan Sih?

#Tandingan

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Berawal dari koalisi yang berebut pengaruh di Dewan Perwakilan Rakyat, seumur umur baru mengalami istilah tandingan, koalisi yang merasa di sisihkan melakukan upaya bernama DPR Tandingan, cuma beberapa pekan bertahan akhirnya DPR tandingan pun mau duduk satu meja dengan DPR yang aselinya, kelar sudah 'kerja' DPR tandingan, bubar, bubar bubar!

Penolakan terhadap Ahok sebagai gubernur di Jakarta setelah terpilihnya Jokowi menjadi presiden, memunculkan gubernur tandingan, beragam aksi dilakukan dan akhirnya Jakarta pun 'memiliki' dua gubernur, ada yang berkantor di balaikota ada juga gubernur tandingan.

Begitu juga dengan partai yang melakukan munas, selesai munas ada munas lagi di partai yang sama, dan munas pun disebut munas tandingan, semakin ramai semakin semarak, ya sudahlah akhirnya tandingan pun menjadi kata kunci baru di peta perpolitikan tanah air.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Perbedaan disikapi dengan sebuah keputusan bernama Tandingan, entah apa yang terjadi dengan tandingan. Apakah ini bentuk kekecewaan ataukah sebuah sikap perlawanan, sebuah keunikan di sebuah sisi bernama politik, mungkin di hari nanti banyak tandingan tandingan yang akan diluncurkan. Semoga kita bukan berada di negeri bernama Indonesia Tandingan?

 

Ikuti tulisan menarik Topik Irawan lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler