x

Iklan

Asep Rizal

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Kekuatan Pendidikan TK-RA Sangat Besar, IGRA Kabupaten Tasikmalaya Sukses Gelar Acara

Pagi hari, Rabu (22/04), Masjid Besar (Kaum) Tasikmalaya yang berada di jalan Bojongkoneng, Singaparna, nampak sesak dipenuhi para peserta latihan Manasik Haji usia TK

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Foto: Membludak, peserta manasik haji TK-RA Sekabupaten Tasikmalaya kumpul di depan kaum pemda(docpri).

Di awal pagi hari, Rabu (22/04), Mesjid Besar (Kaum) Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat yang terletak di jalan Bojongkoneng Singaparna nampak sesak dipenuhi para peserta latihan manasik haji usia Taman Kanak-kanak (bahasa arabnya -Raudlatul Atfhal-pen) atau yang disingkat dengan TK -RA.

Dengan digandeng para orang tuanya para Calon Haji dan Hajjah kecil itu datang dari berbagai pelosok wilayah kabupaten setempat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Nampak suasana akses jalan masuk kegedung perkantoran pemerintahan kabupaten tersebut terlihat macet karena rombongan yang datang dari segala penjuru wilayah kabupaten itu banyak yang menggunakan bus travel dengan yang berukuran ekstra besar.

“Semua sudut ruangan parkir telah penuh dan dimohon kepada rombongan yang baru datang agar kendaraannya diparkir di dalam lokasi gedung perkantoran Pemkab Tasikmalaya,” petugas protokol acara mengarahkan peserta melalui pengeras suara.

Acara yang digelar itu didukung penuh oleh pemerintahan kabupaten, terlihat salah seorang pejabat pemerintahan kabupaten hadir mewakili Bupati Tasikmalaya yang berhalangan hadir.

Pihak panitia penyelenggara tersebut adalah IGRA (Ikatan Guru  Raudlatul Atfal) sewilayah kabupaten Tasikmalaya.

Keterangan yang dihimpun dari panitia perhelatan akbar yang diselenggarakan oleh lembaga IGRA di bawah lingkup pendidikan Taman Kanak-kanak Kemenag (Kantor Kementrian Agama) Kabupaten Tasikmalaya itu menyebutkan bahwa peserta datang dari 20 lembaga PC (Pendidikan Cabang) Raudlatul Atfal.

“Mereka datang dari 20 lembaga PC (Pendidikan Cabang) Raudlatul Atfal seluruh wilayah kabupaten Tasikmalaya. Seluruh peserta RA yang hadir dan terdaftar panitian berjumlah 6000 siswa RA. Para Pembina dari tiap-tiap RA sebanyak 7000 orang, mereka resmi diundang oleh IGRA ke tempat ini untuk sebuah tujuan pembinaan bersama yang manfaatnya mari kita raup bersama demi kemajuan pendidikan RA untuk masa yang akan datang,” papar H.Zaenal Arifin, Ketua Pelaksana Harian acara tersebut.

Hj. Depon Nurul Aida, Ketua 1 IGRA Tasikmalaya, menambahkan, “Kami pun sengaja mengundang para pejabat dilingkungan pemerintahan dan anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dan seluruh pihak yang mendukung suksesnya acara ini. Kami gambarkan secara nyata hari ini atas eksistensi RA di wilayah kabupaten ini bahwa nyata adanya bahwa eksistensi TK Raudalatul Atfal di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya itu masih hidup walau dengan apa adanya. Hari ini kami menunjukan bahwa kekuatan kami atas pendidikan Agama yang kami pegang dan dikembangkan dari mulai pendidikan usia dini ternyata cukup besar kekuatan dan keberadaannya.”

Di lain tempat Nampak Acara yang tersusun rapi tersebut berlangsung, seluruh  Siswa dan siswi RA diperkenalkan dengan rangkaian cara Manasik haji dari Mulai tatacara Thowaf didepan Ka'bah sampai kepada pengenalan memakai kain ihkrom ketika akan melakukan Ibadah Haji di Mekkah Almukarromah nantinya, Nampak pula para Murid TK –RA menguasai lafalan bacaan ketika melakukan rangkaian ibadah  haji  yang dimaksudkan atas bimbingan para Pembimbing dari seluruh tenaga pengajar, tutor dan tenaga-tenaga Pengajar Potensial lainnya tersebut.

Ketika disinggung tentang tujuan akhir dari Penyelenggaraan acara yang digelar Ketua Pelaksana acara menyebutkan bahwa ,” Kekuatan TK RA diseluruh Wilayah Kabupaten Tasikmalaya itu saya mohon jangan dilirik hanya dengan sebelah mata  oleh pemerintah republic Indonesia pada khususnya , mereka tetap Eksis dan mereka itu berbuat demi kemajuan pendidikan Agama dan Negaranya tercinta , pengenalan nilai-nilai dan pelaksanaan ibadat itu intinya adalah untuk tetap menjaga kestabilan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menginginkan Negaranya jadi sebuah Negara besar yang punya tujuan Baldatun Toyyibatun warobbun Ghafuur  (Negara yang adil dan beradab dan sejahtera didalamnya) , hal ini saya katakan karena tingkat keperdulian pemerintah kita terhadap dunia pendidikan TK RA ditanah air jangan dianggap sepele , coba bayangkan saja bila TK RA ditanah air itu tidak dihidupkan ,apa yang akan terjadi dengan bangsa kita ini dikemudian hari?” Pungkasnya.

Siangpun   menjelang , para Peserta acara Nampak beringsut pulang , dengan menaiki  Ratusan Mobil dari berbagai angkutan  Nampak jalanan Akses masuk kegedung Perkantoran Pemkab Tasikmalaya itu macet total ,pihak Kepolisian Resort Tasikmalaya yang bekerja sama dengan pihak  Satpol PP Pemkab setempatpun sigap menertibkan jalannya Kendaraan yang keluar masuk dari Perhelatan acara yang digelar oleh Ikatan Guru Raudlatul Atfhal tersebut.

*Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Indonesiana.Tempo.co(22/04/2015).

Asep Rizal.

Ikuti tulisan menarik Asep Rizal lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu