x

Iklan

Thamrin Dahlan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Menambah Satu Lobang di Tali Pinggang

Sabuk atau tali pinggang mempunyai peranan penting. Peranan itu terkait dengan fungsi menahan celana dari malapetaka pemelorotan.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Tambah Lobang Satu

Berkah ramadhan sudah mulai terasa sejak hari pertama. Berlanjut ke hari 12 dampak puasa sudah dirasakan d ukuran pinggang. Pasalnya kalau tidak mengenakan ikat pinggang atau sabuk bisa jadi ketika menegakkan sholat kain sarung melorot.  Begitu juga dengan celana sudah mulai kedodoran pada sisi bagian perut.

Sangat wajar terjadi penurunan berat badan sedikit dikarenakan durasi ngemil dikurangi.  Coba saja hitung,  ketika imsak tiba di kota Jakarta pada Pukul 04.21 maka serta merta lonceng tanda puasa dibunyikan. Nanti sore ketika bedug maghrib ditabuh pada pukul 17.52 barulah boleh lagi kaum shoimin mengoperasikan kegiatan ngemil.  Hitung hitung lebih dari 13 jam kegiatan operasional mulut dihentikan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bukan saja kegiatan di rongga mulut berhenti selain untuk bernafas, maka yang paling bersyukur adalah organ tubuh yang berada di kampong tengah.  Orang Melayu menyebutnya lambung atau perut begitu. Lambung istirahat total mengolah makan setelah selama 11 bulan sebelumnya terpaksa buka praktek siang dan malam.  Hanya pada waktu tidur saja si lambung agak tenang karena sang majikan sedang bobo yang tidak mungkin dia makan dan minum kecuali sedang bermimpi di traktir di restoran padang

Pada hari hari biasa diluar bulan puasa kegiatan rutin makan pagi, siang dan makan malam plus ngemil hanya bisa dihentikan dengan 2 cara.  Kedua cara itu adalah ketika tidur dan bicara.  Selain di waktu itu si gigi dan lidah di paksa untuk menguyah. Dengan alasan menambah tenaga dengan asupan gizi kw 1 maka mau tidak mau berat badan berangsur angsur bertambah. Apalagi kalu tidak diiringi dengan olahraga maka penambahan badan bisa tidak terkendalikan.

Oleh karena itu perlu tambahan satu lobang lagi di ikat pinggang...maksudnya tidak lain agar kain sarung dan celana dapat diikat kencang kalau tidak terjadilah malapetaka pemelorotan. Kaum pria diseluruh dunia rata rata mengenakan ikat pinggang.  Sedangkan kaum wanita menggunakan stagen untuk mengebat rok atau kain kebaya. Tidak bisa manusia hnaya mengandalkan kancing celana saja, harus ada bantun dari ikat pinggang untuk menaham pemelorotan.

Mudah mudahan dengan berakhirnya ramadahan 17 hari kedepan, bisa tambah satu lobang lagi di ikat pinggang.  Indikator penambahan lobang ini merupakan salah satu tanda bahwa puasa sukses di tinjau dari penurunan berat badan.  Rasanya badan agak enteng ketika diajak mengayun shalat taraweh 20 rakaat   plus witir 3 rakaat. Semoga di bulan syawal dan selanjutnya sampai ketemu ramadhan lagi posisi pengait di tali pinggang tidak kembali keposisi normal....

Have a nice Shaum friends

Salam salaman

Ikuti tulisan menarik Thamrin Dahlan lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu