x

Ilustrasi pensil. Designsponge.com

Iklan

Pakde Djoko

Seni Budaya, ruang baca, Essay, buku
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Menulis, Menulis, dan Terus Menulis

Kalau pikiran jernih tulisan menjadi lebih indah dan tertata.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

 

Kecewa, benci, lelah dan capai tidak membuat aku berhenti menulis. Aku menulis untuk memberi tahu bahwa masih ada cadangan pemikiran dalam diri ini untuk dilontarkan dan diwujudnyatakan. Siapapun yang  membaca yang punya kualitas berpikir maupun yang hanya sekilas iseng tetaplah pembaca yang telah menilik beberapa pemikiranku. Kalau ada yang setuju dan tidak setuju itu hanyalah masalah selera. Aku tidak memaksa diri kalian suka membaca tulisanku. Terkadang lompatan pemikiranku luar biasa, tapi kadang malah membingungkan, sesuai suasana hati. Kalau suasana hati masih terbungkus suasana Gegana. Gelisah, galau dan merana tentu hanya sebuah cerita sedih dan yang terungkap adalah sebuah tulisan keluh kesah. Kalau pikiran jernih tulisan menjadi lebih indah dan tertata.

Dalam setiap langkah manusia, muncul berbagai masalah yang secara misterius tiba-tiba muncul. Apa yang terencana semula menjadi berantakan karena manusia sering mendapati permasalahan mendadak dan tak terencana.  Gelisah manusia muncul akibat konflik dengan saudara, teman maupun kehidupan suami istri. Ketika isi pikiran dan pendapat beda, muncul akur cerita yang bergesekan. Ada ledakan emosi, ada  kontra bathin, ada percekcokkan dan ada alibi untuk saling menyakiti. Karena perbedaan pasangan suami istri bertengkar hebat, jika tidak ada yang mengalah tentu akan menjadi masalah besar. Dan jika tidak diselesaikan akan menjadi  sebuah tragedi cinta, atau tragedi rumah tangga. Banyak suami istri akhirnya cerai karena perbedaan prinsip, perbedaan pandangan. Ketika muncul masalah kecil dalam sebuah hubungan, sering terabaikan, jika tertumpuk dan ditunda masalah kecil akan membesar suatu saat nanti.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Itulah aku ingin mencatat semua peristiwa itu menjadi suatu tulisan, BARANGKALI DENGAN MENULIS AKU MENJADI LEBIH WASPADA  BAHWA BANYAK HAL BERMULA DARI MASALAH KECIL YANG TAK TERSELESAIKAN.  Manusia sering abai pada hal kecil, padahal yang kecil jika mengalami pembiaran akan menjadi besar. Begitu juga dengan sebuah tulisan. Sebermula dari kata akan membesar menjadi kalimat, dan bila kalimat itu terus ditautkan dan menjadi serangkaian paragraf, paragraf akan menjadi cerita. Bisa terangkai sebuah cerita epik, pantun, puisi, cerpen, cerita bersambung bahkan  Novel.

Di sekitar manusia banyak cerita yang bisa dibagi, banyak hal yang menjadi ide dan ide itu membawa manusia menjadi pencerita. Peristiwa yang hadir dalam lingkungan, memberi pernik-pernik kehidupan yang menarik apalagi telah disentuh oleh penulis cerita yang mampu merangkai kata menjadi sebuah cerita yang  luar biasa.

Persentuhan kata dengan jiwa dan pikiran manusia menjadi sebuah cerita dan bila mampu ditrasformasikan ke dalam tulisan tentu akan menjadi sebuah  ide besar. Pramudya Ananta Tour, Sapardi Joko Damono, Putu Wijaya, Rabindranath Natagore, Shakes Piere, Ernest Hemingway,. Mereka menulis dengan gaya masing-masing bercerita seputar suasana hatinya, memotret kegelisahan dirinya dan lingkungannya, menyesap saripati kehidupan dan dikemas menjadi tulisan mengagumkan.

Romo Mangun, Romo Sindhunata, bercerita  tentang pengalaman iman, menulis cerita dengan pendekatan humanis memotret budaya lokal menjadi kelas dunia. Perjuangan mereka nyata, dari sebuah peristiwa sehari-hari yang sering luput dari perhatian pemerintah, sering lepas dari  titik pandang mata orang-orang biasa. Intuisi mereka tajam karena selalu terasah oleh rutinitas mereka meresapi kehidupan dan tertuang dalam sebuah plot tulisan yang menarik, dirangkai dengan gaya tutur rohaniwan, tapi mudah dipahami  oleh mereka yang sering merasakan betapa hidup itu penuh cerita, cerita sedih, cerita  pilu, cerita tentang ketidakadilan. Mereka bertutur dan menyentuh relung jiwa. Tulisan mereka menjadi legenda karena dekat dan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari .

Potret kehidupan manusia, akan menjadi sebuah cerita berjuta kata dan penulislah yang akan mencatatnya untuk menjadi sebuah catatan sejarah.

penyuka dunia tulis menulis

Ikuti tulisan menarik Pakde Djoko lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu