x

Iklan

muthiah alhasany

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Jonru Mengawali Tahun 2016 Dengan Kesialan

Jonru menyebar fitnah tentang foto Presiden Jokowi di Raja Ampat

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Awal tahun baru netizen dihebohkan dengan ulah Jonru. Ya, lagi-lagi Jonru berusaha mendiskreditkan Presiden Jokowi dengan  foto-fotonya ketika menanti matahari terbit di Raja Ampat. Di akunnya, Jonru meng-upload foto Jokowi dan melempar kepada 'rakyat' dari negeri antah berantah itu, seolah-olah foto tersebut hasil editan atau rekayasa.

Padahal foto-foto itu asli, ada rangkaian adegan-adegan lain di tepi pantai. Selain itu, fotografer istana Agus Suparto yang mengabadikan momen tersebut langsung bereaksi. Begitu pula para ahli fotografi, baik yang amatir maupun yang profesional. Memang foto itu diedit sedikit untuk menonjolkan suasananya, tetapi tidak menghilangkan esensi dari foto itu sendiri yang bercerita apa adanya.

Menyadari kesalahan tersebut, Jonru menghapus foto itu dari akunnya disertai permintaan maaf. Tapi masalahnya tidak selesai sampai di situ. Fitnah sudah terlanjur menyebar dan dipercaya oleh penggemarnya yang bahlul. Hal itu juga menciderai hak cipta dari karya Agus Suparto. Karena itulah fotografer istana itu beniat membawanya ke ranah hukum.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tindakan Agus Suparto sangat benar. Jika tidak dibawa ke ranah hukum, orang semacam Jonru akan selalu mengulangi perbuatannya. Ini akan memberi efek jera kepada Jonru yang selama ini merasa jumawa seakan-akan tidak ada yang berani melawannya. Pembiaran orang seperti Jonru akan membuat suburnya bibit-bibit Jonru yang tumbuh pada diri pengikutnya.

Jonru melakukan gol bunuh diri, mengawali tahun baru dengan kesialan. Perbuatannya berbanding terbalik dengan para petinggi PKS yang sedang berusaha merapat ke istana.  Jonru bisa membawa bencana bagi kelangsungan hubungan PKS dengan Presiden Jokowi. Jonru bisa menggagalkan rencana PKS untuk mendapatkan jatah kursi dalam pemerintahan, yang bisa diharapkan dalam reshufle yang baru dihembuskan.

Wajar-wajar saja jika pada suatu titik nanti Jonru akan dibungkam petinggi-petinggi PKS dengan cara tersendiri. Nasibnya akan lebih buruk dari Fahri Hamzah.  Karena Jonru bukan siapa-siapa di partai tersebut. Ada dan tidaknya orang seperti Jonru tidak membawa berkah untuk PKS.

Tahun 2016 adalah tahun politik yang sangat penting bagi partai-partai untuk menananamkan pondasi sekuat-kuatnya. Dalam pilkada Desember lalu, PDIP yang meraup banyak kemenangan. Jika Jonru dibiarkan bebas, suara PKS akan semakin menciut. Bersiap-siaplah Jonru memetik hasil dari ulahnya sendiri. Dia akan dibuang oleh orang-orang yang berpengaruh di partai dakwah tersebut. (sumber foto, liputanislam)

Ikuti tulisan menarik muthiah alhasany lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan