Korupsi: Kisah Jono dan Pak Kades (Analogi)

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Cerita Jono dan Pak Kades

Di pagi hari, di sebuah desa pesisir pantai, laut mengombak dengan deras. Suara pagi yang bercampur dengan suara laut menjadi lirih dirasa. Di satu sisi laut, ada Jono yang sedang asik memancing ikan. Sambil menggerutu, Jono masih menunggu ikan memakan kailnya.

"Mana sih ini ikannya? Jangan-jangan pada hilang dibom semua"

Tak berapa lama, Joni, adiknya Jono, memanggil untuk pulang ke rumah. Jono bergegas karena takut terjadi apa apa dengan keluarganya. Dengan wajah panik Jono kembali ke rumah.

Sampai di rumah, ibu dan bapak memintanya untuk duduk dan bersama-sama menonton acara berita. Tema acara itu sedang membahas kasus korupsi yang menjerat salah satu petinggi pemerintahan provinsi mereka. 

"Korupsi itu apa sih, pak? Kok kita nonton tentang korupsi?", Tanya Jono, seorang anak umur 13 tahun.

"Bapak juga tidak tahu, Jon. Tapi, sebagai generasi penerus, kamu harus tahu sehingga bisa jadi pria yang bijak dalam hidup", ujar Bapak.

Jono yang penasaran langsung saja bergegas ke rumah Pak Kades untuk bertanya mengenai arti dari korupsi. Penuh tanda tanya di hatinya, Jono terus berlari menuju ke rumah Pak Kades. 

"Pak Kades! Pak Kades!", Teriak Jono.

Pak Kades keluar, "Ada apa, Jon? Ada Maling di siang bolong?".

"Bukan Pak Kades, Jono mau tanya, Korupsi itu apa sih? Ibu Bapak nonton korupsi di televisi".

"Oh, Yasudah, kamu masuk dulu! Nanti bapak jelaskan."

Sambil mengambil segelas teh hangat, Pak Kades menghampiri Jono di ruang tamu yang rapi dan Indah

"Jadi, gini Jon," Ujar Pak Kades memulai,"Korupsi itu adalah tindakan tidak terpuji dan tindakan yang tidak mulia. Mereka yang korupsi telah mengambil uang yang bukan haknya."

"Berarti mencuri dong, Pak Kades!"

"Tepat sekali, jadi kamu harus menjadi seorang generasi muda yang bijaksana dan anti-korupsi, seperti bapak Kades. Korupsi bukan cuma kejahatan, tapi hal yang sudah menyalahgunakan kepercayaan orang lain. Kehidupan koruptor tidaklah manis.Dengan tidak korupsi, berarti kamu cinta negara ini."

Jono mengangguk mengerti. Tak lupa, Jono yang kehausan menghabiskan segelas teh yang dihidangkan.

Beberapa hari kemudian, Jono lewat rumah pak Kades. Banyak orang berkerumun di depan rumah pak Kades. 

"Ada apa ya?", Tanya Jono penasaran. Ia kemudian menghampiri.

"Kang, ada apa?", tanya Jono pada seseorang. "Anu, Pak Kades ditangkep polisi katanya korupsi dana hibah desa. Saya nggak nyangka."

"Hah? Korupsi? Padahal baru kemaren Pak Kades bilang jangan korupsi, tapi kok malah tidak bijaksana dan korupsi?". Jono terdiam dan termangu kebingungan. 

Bagikan Artikel Ini
img-content
Oky Handoko

Seorang yang hobi menulis

0 Pengikut

img-content

Memimpikan Jakarta yang Bebas Macet

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua