x

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi berfoto dengan 10 korban penyanderaan Abu Sayyaf, di Ruang Pancasila, Senin, 02 Mei 2016. Abdul Azis/ Tempo

Iklan

muthiah alhasany

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Surya Paloh dan Sandera Abu Sayyaf

Peran Surya Paloh dalam pembebasan tahanan Abu Sayyaf

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Kita bergembira dengan dibebaskannya 10 sandera WNI Abu Sayyaf. Namun pembebasan itu menyisakan pertanyaan bagi banyak orang. Pasalnya, terdapat beberapa kejanggalan dalam upaya pembebasan itu. Akibatnya, sebagian masyarakat tidak percaya begitu saja.

Kejanggalan pertama, setelah upaya birokrasi yang berbelit-belit dari Filipina, tiba-tiba saja WNI yang disandera Abu Sayyaf. Kejanggalan kedua, menurut pengamat, tak ada penyandera yang membebaskan tahanan tanpa mendapatkan uang tebusan. Ketiga, ada pesawat dari Surya Paloh yang siap membawa 10 sandera tersebut.

Kita membahas kejanggalan yang mencolok mata, mengapa ada pesawat Surya Paloh dalam akhir drama penyanderaan. Sebagaimana diketahui, Surya Paloh identik dengan partai Nasdem. Apa peran Surya Paloh dalam pembebasan 10 sandera yang menghebohkan itu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Meski ada bantahan bahwa pembebasan sandera tidak menggunakan uang tebusan, tetap saja orang menduga bahwa sejumlah uang telah disetorkan kepada kelompok Abu Sayyaf. Dalam hal ini mungkin pemerintah tidak mengeluarkan uang tebusan. Bisa jadi ada pihak lain yang mau menalangi bayaran tersebut.

Suatu kemungkinan bahwa di sinilah Surya Paloh bermain. Ia menjadi cukong yang membayar uang tebusan. Tokoh Nasdem ini tidak tanggung-tanggung dalam melakukan tindakan, ia juga mengerahkan pesawatnya untuk membawa 10 sandera WNI yang dibebaskan. Sura Paloh memiliki andil besar dalam pembebasan sandera.

Kita bisa saja berdecak kagum akan aksi Surya Paloh dalam membantu negara menyelesaikan masalah. Namum apa dampak impilkasinya kepada pemerintah? Mengingat bahwa Surya Paloh adalah politikus kawakan sejak masih di Golkar dahulu, maka tentu ada perhitungan dan pertimbangan tersendiri.

Anggap saja bahwa Surya Paloh sedang menanam saham dalam dunia politik atau kasarnya dengan pemerintah sekarang di bawah kepemimpinan Jokowi. Keuntungan yang didapat Surya Paloh dengan Nasdem-nya tentu tidak sedikit. Pertama, sasaran jangka pendek adalah reshuffle kabinet. Kader partai Nasdem bakal mempunyai jatah lebih untuk menjabat menteri. Kedua, sasaran jangka panjang, untuk memenangkan Pileg dan Pilpres 2019 nanti. Surya Paloh telah membuat pondasi yang kuat.

Sekarang, kita lihat kelanjutan dari aksi Surya Paloh. Adakah ia mampu membantu pembebasan empat orang yang tersisa. Atau, yang empat ini sengaja benar-benar ditangani oleh negara agar peran Surya Paloh tidak terlalu menonjol. Tetapi bagaimana pun juga kita berharap semua sandera selamat, apa pun alasannya.

Ikuti tulisan menarik muthiah alhasany lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan