Aher Ditegur 2 Kali dalam Setahun

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Aher ditegur Presiden Jokowi karena tingkat pengangguran yang meningkat di jawa Barat sementara pertumbuhan ekonomi sudah mencapai 5,67%.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) telah 2 kali ditegur Presiden Jokowi dalam kurun waktu 9 bulan sejak Agutus 2016 hingga kemarin 2 Mei 2017.

Pada 4 Agustus 2016, Presiden Jokowi pernah menegur Aher karena Pemda Jawa Barat belum melakukan penyerapan APBD dengan baik, sehingga 'uang rakyat' tersebut masih tertahan di bank.

Lalu kemarin, 2 Mei 2017 Presiden Jokowi kembali menegur Aher karena meningkatnya jumlah pengangguran terbuka di Jawa Barat.

Pengangguran terbuka adalah mereka yang menganggur karena benar-benar tidak mendapatkan pekerjaan. Bukan ibu rumah tangga atau yang sedang sekolah.

Presiden mengatakan, "Dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,67 persen di tahun 2016, Jawa Barat seharusnya mampu tumbuh lebih tinggi lagi sehingga mampu membuka lebih banyak lapangan kerja."

"Jawa Barat adalah provinsi penyangga Ibu Kota Indonesia, Jakarta. Keterkaitan ekonomi Jawa Barat dengan Jakarta dekat karena merupakan salah satu sumber penyedia bahan baku dan tenaga kerja terdekat. Selain itu, penerima investasi terdekat apabila Jakarta tak sanggup. Jadi, jangan sampai tak tumbuh," papar Jokowi saat pembukaan Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan (2/5/2017)

Sebagai catatan, angka pengangguran terbuka Jawa Barat pada tahun 2016 adalah 8,89 persen. Angka itu meningkat 0,17 persen dari angka tahun 2015 yaitu 8,72 persen.

Soal ini Aher beralasan bahwa peningkatan pengangguran itu terjadi ketika bulan Juni ketika anak SMU dan SMK lulus dari sekolah. "Nantinya, tingkat pengangguran dari Januari ke Juni, akan turun lagi."

Jawaban yang bukan memberikan solusi namun hanya menunggu secara alamiah sebuah kejadian selesai dengan sendirinya.

Tak beda jauh dengan jawaban-jawaban Aher mengenai banjir yang sering sekali melanda daerah Jawa Barat beberapa tahun belakangan ini.

"Ya kalo hujannya sudah engga ada, udah panas lagi ya pasti banjirnya otomatis reda kan," katanya, saat menghadiri HUT Satpol PP ke 66 dan HUT Linmas ke 54 di Lapangan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Selasa (15/3/2016).

Di kali lain, Aher merespon kejadian banjir di provinsinya dengan mengatakan, "Ini musibah, jadi sabar dan maklumi."

Pada waktu berikutnya lagi, Aher tak menjawab apapun dari pertanyaan para wartawan dan buru-buru naik ke mobilnya.

(ES)

 

Bagikan Artikel Ini

Baca Juga











Artikel Terpopuler