x

Iklan

bisot Pradhabasu

been paid to be good - MerDesa - BerDesa
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Dari Simprug, Novel ONDEL–ONDEL GALAU Siap Mendunia

Novel ONDEL–ONDEL GALAU berisi tentang beragam kebudayaan Betawi, mulai sejarah, tokoh, tarian, baju adat, lagu, mainan tradisional dll

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Frances Caitlin Tirtaguna atau yang akrab dipanggil Frances adalah gadis belia kelahiran Jakarta yang kini baru berusia 15 tahun. Siswi kelas 10 Binus School Simprug yang baru saja menjadi salah satu wakil Indonesia untuk Asia Pacific Young Leaders Convention 2018 di Singapore ini pada hari Jumat 27 April 2018 di sekolah Bina Nusantara (Binus) School, Simprug Kebayoran Lama, Jakarta Selatan telah sukses meluncuran Buku Ondel-Ondel Galau bersama Mr. Peter (Kepala Sekolah) dan Budayawan Betawi, Bang Indra Sutisna.

Buku yang diproduksi dan didistribusikan oleh Gramedia Pustaka Utama ini dalam peluncurannya juga dihadiri oleh Tokoh Kebudayaan Betawi, Remaja Betawi, juga akan diramaikan oleh Tarian Betawi “Nandak Abang None” yang dibawakan oleh Culturific Club BINUS SCHOOL Simprug, Musik Gambang Kromong, Pertunjukan Lenong Bocah dari Sanggar Seni Setu Babakan, serta para undangan dapat menikmati berbagai Jajanan khas Betawi seperti kerak telor, kue pancong, jananan pasar dll.

Launching Novel Ondel–Ondel Galau

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Novel ONDEL–ONDEL GALAU berisikan ulasan tentang beragam kebudayaan Betawi, mulai dari sejarah, para tokoh, tarian adat, baju adat, lagu adat, mainan tradisional hingga beragam makanan khas Betawi. Diperkaya dengan ilustrasi menarik dari illustrator handal Muhammad Nashir Setiawan, novel ini disajikan ditulis dalam bahasa Inggris. Harapan Frances melalui novel Ondel–Ondel Galau ini Ia mampu memperkenalkan kebudayaan Indonesia khususnya Kebudayaan Betawi kepada khalayak yang lebih luas hingga ke luar negeri.

Frances berharap buku ini dapat mempromosikan UKM berbasis budaya hingga ke mancanegara.

“Saya berharap masyarakat semakin mudah mengenal dan menikmati berbagai hasil seni Betawi, makanan khas, pentas seni dan lain-lain. Mereka bisa langsung menghubungi dan memesan dari para pengrajin dan penjual, mudah-mudahan sampai ke calon pelanggan dari luar negeri,” ujar Frances dengan semangat.

“Semoga lewat novel ini, Aku bisa menginspirasi anak-anak muda seusiaku untuk kenal dan turut melestarikan Budaya. Budaya Betawi harus hidup lestari dan dapat dibanggakan!” lanjutnya.

 

Ikuti tulisan menarik bisot Pradhabasu lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Puisi Kematian

Oleh: sucahyo adi swasono

Sabtu, 13 April 2024 06:31 WIB

Terkini

Terpopuler

Puisi Kematian

Oleh: sucahyo adi swasono

Sabtu, 13 April 2024 06:31 WIB