x

Iklan

Heidi Pah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Selasa, 20 Agustus 2019 19:28 WIB

Pesan Rektor UPH: Bersama Membangun Indonesia Mengisi Kemerdekaan RI ke-74

Kemerdekaan RI ke-74 diperingati seluruh civitas akademika Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan upacara bendera, diikuti lebih dari 3500  peserta yang terdiri dari mahasiswa baru, mahasiswa senior, staf, dosen, serta pimpinan UPH

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Kemerdekaan RI ke-74 diperingati seluruh civitas akademika Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan upacara bendera, diikuti lebih dari 3500  peserta yang terdiri dari mahasiswa baru, mahasiswa senior, staf, dosen, serta pimpinan UPH, pada tanggal 17 Agustus 2019, di lapangan basket semi indoor, kampus UPH Lippo Village, Karawaci, Tangerang.

Rektor UPH, Dr. (Hon) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., selaku pembina upacara, pada kesempatan ini membacakan pidato Menristekdikti Mohamad Nasir bertajuk “SDM Unggul, Indonesia Maju”.

Dalam pidato tersebut, civitas akademik diajak untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam perguruan tinggi, guna mencetak sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif dalam masa datang. Sumber daya manusia harus mampu beradaptasi untuk mencapai keberhasilan dalam membangun bangsa.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Peran perguruan tinggi dalam misi ini adalah meningkatkan kemampuan beradaptasi dan meningkatkan kualitas pendidikan. Perguruan tinggi harus menjadi agen perubahan yang menjawab segala tantangan yang dihadapi negara ini. Perguruan tinggi tidak bisa cepat puas dengan capaian yang dimiliki serta terlena dengan zona nyaman. Bila perguruan tinggi senantiasa memperbaiki dan mengembangkan sistem pendidikan, sumber daya manusia yang ada dapat mencapai keberhasilan dalam membangun bangsa.

Pidato yang dibacakan tersebut, sejalan dengan refleksi kemedekaan yang ditulis rektor dalam publikasi UPH News edisi Juli-Agustus 2019, berjudul ‘Merdeka! Eben Haezer – Grace Upon Grace’.

“Kita bersyukur akan pemeliharaan Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap utuh dan semakin maju, walau mengalami berbagai tantangan. Kita bersyukur telah melewati proses demokrasi pemilu yang sempat mengalami berbagai tantangan. Kini kita sebagai bangsa bersatu, berkomitmen untuk bersama membangun Indonesia yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera dalam lindungan Tuhan yang Maha Pengasih.

Tahun ini, UPH juga mensyukuri Dies Natalis 25. “Eben Haezer – Sampai di sini Tuhan telah menolong kita – Hanya oleh karena kasih karunia Tuhan UPH telah diberkati selama 25 tahun, bertumbuh dalam tuntunan  Tuhan. Eben Haezer! Mensyukuri Dies Natalis 25 UPH, meyadari betul bahwa perjalanan UPH terus diberkati oleh kasih karunia Tuhan yang luar biasa. Karenanya tema ucapan syukur Dies Natalis 25 adalah “Grace Upon Grace” (Yohanes 1:16) dengan sepenuh hati  bahwa kita bisa berada hingga seperti sekarang, maju, berkembang, hanya oleh karena kasih karunia Tuhan. Grace Upon Grace,” ungkap rektor.

Dalam tema “Grace Upon Grace”  kita mengakui bahwa kasih karunia yang terutama adalah dalam Yesus Kristus, dan karenanya kita meyakini bahwa dengan kasih karunia Tuhan kita memiliki pendidikan yang “Christ Centered – holistis, transformatif, untuk menghasilkan alumni dengan ilmu yang sejati, beriman kepada Kristus, dan berkarakter mulia.

Kita doakan dan harapkan bahwa alumni UPH akan diberkati dan dipakai Tuhan menjadi saluran kasih karunia Tuhan, membangun bangsa dan negara dalam NKRI yang semakin maju, adil, dan sejahtera dimana Tuhan dipermuliakan. Merdeka!  Eben Haezer – Grace Upon Grace,” tulis rektor.

Ikuti tulisan menarik Heidi Pah lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

1 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

1 hari lalu