Agar "Long Distance Relationship (LDR)" Tetap Mesra - Analisa - www.indonesiana.id
x

Foto diambil dari The Atlantic

Suko Waspodo

... an ordinary man ...
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Kamis, 7 November 2019 19:52 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Agar "Long Distance Relationship (LDR)" Tetap Mesra

    Dibaca : 869 kali

    Apabila anda dan kekasih harus terpisahkan oleh batas kota, provinsi atau bahkan negara, ada beberapa cara mudah agar luapan rasa rindu tersalurkan dan tidak membeku sakit di dasar hati. Inilah 7 cara yang bisa anda coba lakukan agar hubungan cinta jarak jauh atau Long Distance Relationship (LDR) anda tetap mesra.

    Pertama, manfaatkan kemajuan teknologi internet. Kemajuan teknologi informasi adalah juga kemajuan cara menjalin cinta. Maka beruntunglah generasi sekarang yang kemana-mana terhubung dengan perangkat komunikasi gadget lewat ponsel, tablet atau komputer.

    Ketika masing-masing punya waktu, anda dan kekasih bisa bicara di telepon selama mungkin bahkan untuk sambungan interlokal/internasional sekali pun. Untuk menghindari biaya pulsa, anda bisa menggunakan layanan gratis seperti VoxOx yang merupakan kombinasi Skype, Vonage, Google Voice dan Digsby.

    Kedua, seringlah kirim pesan cinta tertulis. Layanan aplikasi Whatsapp, Line, Imo, Telegram dan sejenisnya bisa digunakan tanpa kena pulsa. Untuk soal ini tampaknya generasi muda sekarang sudah tahu betul.

    Tulisan ungkapan kasih tulus yang dibuat akan menjadi untaian puisi indah walau anda menggunakan bahasa sederhana sekali pun.

    Tips tambahan: apabila anda sedang tidak enak hati atau jengkel, sebaiknya hindari menggunakan pesan tertulis. Ingat, omongan bisa cepat dilupakan, tapi tulisan tidak, selama belum dihapus. Ketika sudah rujuk kembali, lalu kekasih anda tidak sengaja membaca kembali pesan-pesan lama yang penuh amarah dari anda, dia bisa kembali terluka. Jadi kalau marah, tumpahkan dengan kata-kata, atau diam sampai anda tenang kembali.

    Ketiga, manfaatkan email juga. Anda bisa mengirim link lagu favorit berdua, atau lagu pilihan anda sendiri yang mewakili perasaan waktu itu. Lagu-lagu lawas bisa jadi pilihan, karena syairnya lugas dan spontan. Misalnya: Kiss from a Rose, If Love is Blind, Cinta Putih (Katon B), Selamat Jalan Kekasih (Chrisye) dan masih banyak lagi lagu-lagu romantis yang lain

    Tambahkan pesan, tapi tak usah panjang-panjang, bisa satu kalimat pendek seperti ini: “Ingin tahu yang kupikirkan sekarang? Klik ya.”

    Hal yang penting lagi, jangan marah di email!

    Keempat, sekali-sekali traktir dia. Anda tahu banyak jaringan restoran cepat saji yang menawarkan jasa delivery. Cukup datang ke cabang di kota anda, pesan makan siang kesukaan dia, dan minta cabang di kotanya mengirim ke alamat kantor atau rumahnya. Tentu anda yang bayar.

    Memperhatikan urusan perut adalah salah satu bentuk rasa peduli yang terdalam, anda akan tahu itu nanti.

    Kelima, bergantian mengunjungi kalau anda berbeda kota. Jangan biarkan dia merasakan kewajiban harus selalu berkunjung. Ada kalanya saat akhir pekan ketika anda menunggu penuh harap, dia justru sedang membutuhkan istirahat penuh setelah pekan yang melelahkan.

    Keenam, jangan terlalu mudah sakit hati. Cinta jarak jauh butuh pengertian lebih dan juga keluwesan sikap. Misalnya dia tiba-tiba membatalkan rencana berkunjung, tidak perlu terlalu marah.

    Kalau dia sedang tidak ada waktu, atau lupa membalas pesan anda, itu hal yang normal. Kalau anda terlalu serius menyikapinya, bisa jadi kekasih malah tersinggung atau merasa terpaksa ketika membalas pesan-pesan anda di kemudian hari.

    Ketujuh, jangan sekali-sekali menyalurkan perasaan anda lewat Facebook atau Twitter. Itu adalah media sosial, sementara hubungan anda berdua bersifat pribadi, bukan hal yang pantas disosialisasikan.

    Anda mungkin begitu rindunya, atau begitu romantisnya sehingga ingin semua orang tahu. Tapi apakah si dia juga demikian? Apakah kekasih anda yang sedang di kantor siang bolong tidak merasa malu di-bully teman-teman FB-nya yang membaca kisah anda tentang bulan yang indah tadi malam?

    Jaga perasaan dia, jangan merayu dia lewat media sosial. Tetapi yang tidak kalah pentingnya, jangan marah juga dengan dia lewat media sosial.

    Nah, demikianlah catatan kecil beberapa hal yang perlu anda ketahui dan mungkin bisa anda coba lakukan untuk mempertahankan kemesraan LDR anda dengan kekasih. Semoga bermanfaat.

    ***
    Solo, Kamis, 7 November 2019. 5:35 pm
    'salam hangat penuh cinta'
    Suko Waspodo
    suka idea
    antologi puisi suko


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.









    Oleh: Napitupulu Na07

    2 hari lalu

    Keadilan Agraria dan Peningkatan Produksi Pangan Melalui Konsesi Lahan Pertanian Luasan 10 –80 ha, kepada Badan Usaha Perorangan.

    Dibaca : 130 kali

    Salah satu dari 9 masalah fundamental multi dimensi bangsa Indonesia adalah “masih rendah, terbatas dan timpang pembangunan dan kesejahteraan baik antar lapisan / strata masyarakat maupun antar daerah dan pulau”. Perwujudan sila ke 5 dari Pancasila yang tertera dalam pembukaan UUD 1945 yakni “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” masih jauh dari harapan. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9, bertajuk ‘Apa kabar Reforma Perhutanan Sosial’ Selasa 3/4/2018, Dalam paparan berjudul ‘Evolusi Kawasan Hutan, Tora dan Perhutanan Sosial, mengungkapkan: Ketimpangan pemberian lahan dan akses dari sektor kehutanan ini terdata sampai tahun 2017. Perbandingan ketimpangannya? Luas lahan di Indonesia yang yang sudah keluar ijin pengelolaanya adalah 42.253234 ha dari total 125.922.474 KH Indonesia. Dari 42.253.234 ha lahan yang diberikan ke swasta-masyarakat-kepentingan umum, 95,76 %-nya dilelola oleh swasta luas totalnya 40.463.103 ha. Perkembangan Luas Areal Kelapa Sawit, dari data peta RePPProT, pada tahun 1990 luasnya 7.662.100 ha, dari data baru tahun 2015 menjadi 11.260.277 ha, berarti kenaikan rata-rata 142.000 ha/tahun. Tahun 2016 menurun sedikit menjadi 11.201.465 ha. Tahun 2017 terhadap angka 2016 meningkat drastis 25 % lebih, menjadi sebesar 14.048.722 ha. Tahun 2018 naik menjadi 14.327.093 ha, Tahun 2019 naik menjadi 14.677.560 ha. Areal usaha perkebunan kelapa sawit tersebut didominasi oleh hanya puluhan pengusaha besar swasta. Ke depan apa yang bisa dilakukan? untuk mengurangi ketimpangan penguasaan / hak kelola Pengusaha Besar Swasta (PBS) atas tanah kawasan hutan (40.463.103 ha) dan Perkebunan kelapa sawit (14.677.560 ha), totalnya 55.140.663 ha setara 29,5 % luas daratan Idonesia 187.000.000 ha. Penulis menyarankan Solusi pengurangan ketimpangan secara bertahap, namun sekaligus bisa menangani permasalahan besar lain yaitu kemandirian pangan Indonesia yang sangat lemah / rapuh karena terkendala terbatasnya ketersediaan lahan garapan. Pada kesempatan ini diusulkan untuk Ekstensifikasi Pertanian pangan dengan membuka daerah irigasi (DI) Baru dengan Pola Pertanian Pangan UKM. Strateginya membangun Lima Pilar Pertanian Beririgasi Modern di luar P. Jawa meliputi: P1: Penyediaan air irigasi; P2: Pembangunan infrastruktur irigasi baru; P3: Pencetakan sawah baru petakan besar yang sesuai mekanisasi pertanian untuk para UKM dengan konsesi lahan 30-80 ha; P4: Mempersiapkan sistem pengelolaan irigasi; P5: Membangun sistem konsesi UKM pertanian mekanisasi padi komersial terpadu, mulai tanam, panen, sampai siap dipasarkan. Untuk keadilan agraria dan sekaligus penyediaan lahan garapan daerah irigasi baru, juga untuk lahan peternakan dan perikanan terlihat 2 kemungkinan yakni: (i) Mengatur pemberian puluhan ribu konsesi lahan luasan kecil 10 ha untuk peternakan, perikanan, hortikultur (mix farming), serta luas 30 - 80 ha untuk irigasi baru. Sebagai tahap pertama memanfaatkan cadangan areal untuk Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) seluas 4,1 juta ha, diberikan konsesi 30 tahun kepada badan usaha perorangan; dan (ii) Mengubah konsesi sawit lama yang habis masa konsesinya menjadi konsesi 30 tahun UKM sawah beririgasi 30 ha - 80 ha.