Kawasan Wisata Gang Amal, Inovasi dan Kreasi Warga Tanjung Redeb, Berau - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Mentari Pagi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 24 Januari 2020

Minggu, 2 Februari 2020 13:07 WIB

  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Kawasan Wisata Gang Amal, Inovasi dan Kreasi Warga Tanjung Redeb, Berau


    Dibaca : 1.225 kali

    Inovasi adalah kunci dari sektor pariwisata. Jika inovasi mati, maka keberlangsungan dari sektor ini akan terhambat. Hal ini rupanya disadari betul oleh warga Kecamatan Tanjung Redeb yang dengan sangat kreatif membuat tujuan wisata di tengah kota, yakni Kampung Batik Gang Amal. Tindakan dan ide dari warga Tanjung Redeb ini menunjukkan bahwa aksi tak melulu harus diinisiasi dari atas (top-down), tetapi juga dari warga sendiri (bottom-up). Status Berau sebagai kabupaten dengan destinasi wisata terbanyak dan paling ramai dikunjungi wisatawan di Provinsi Kalimantan Timur menggelitik kepala para warga untuk menciptakan destinasi-destinasi wisata lain yang berbeda dari yang sudah ada.

    Gang Amal sejatinya merupakan kawasan yang ramai oleh aktivitas wisata religi, karena terdapat makam Syech Junaidi Al Banjari, Masjid Raya Rhoyatul Ikhlas (masjid tertua di Tanjung Redeb). Kawasan wisata religi juga tidak terlepas dari usaha kuliner yang kemudian saking banyaknya, terkumpul di satu kawasan di sepanjang Jalan Pulau Derawan. Keramaian ini kemudian direspon oleh warga dengan membuka usaha rumah pondokan bagi para peziarah.

    Selain itu inovasi lain yang tak kalah keren juga telah digagas, yakni mengembangkan industri kerajinan batik. Camat Tanjung Redeb, Yudha Budisantosa, mengungkapkan antusiasme warga ketika ide penataan kawasan dan pengembangan sektor wisata ini muncul. Pun, Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) juga turun tangan untuk memberi pelatihan bagi industri batik yang sedang dikembangkan.

    Ke depannya, Bupati Berau, H. Muharram mengharap Kawasan wisata Gang Alam ini bisa menjadi kawasan wisata terpadu di tengah kota yang memicu lagi daerah-daerah lain untuk melakukan inovasi dan kreasi serupa supaya wisata di tengah kota juga bisa menjadi tren tersendiri untuk sektor pariwisata Berau pada tahun mendatang. 

     

     

     

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.