x

Dandim 0815/Mojokerto saat meninjau lokasi banjir di Desa Tempuran Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur

Iklan

Anan Alkarawangi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Kamis, 6 Februari 2020 07:54 WIB

Dandim 0815/Mojokerto Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Desa Tempuran

Mojokerto, - Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di wilayah Desa Tempuran Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Mojokerto, - Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di wilayah Desa Tempuran Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (05/02/2020).

Dandim 0815 yang didampingi Danramil 0815/03 Sooko Kapten Inf Hari Subiyanto dan Pasiops Kodim 0815 Kapten Arh Suminto langsung menuju rumah warga yang terdampak banjir di sekitar Posko Bersama Penanggulangan Bencana Alam. 

Gedung SDN Tempuran yang tergenang air tak luput dari sasaran peninjauan. Tidak itu saja, Dandim juga berbincang-bincang dengan beberapa relawan dan warga yang rumahnya tergenang air setinggi 60 centimeter. Padahal di awal banjir genangan air hanya 30 centimeter namun memasuki hari ketiga air tidak bertambah surut karena intensitas curah hujan cukup tinggi di wilayah pegunungan. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Untuk memastikan ketersediaan stok logistik bagi warga yang terdampak banjir, Dandim meninjau dapur umum.  Pada kesempatan tersebut Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., meminta Danramil untuk terus bersiaga dan melakukan pemantauan perkembangan banjir termasuk dampak ikutan yang ditimbulkan.

“Pantau terus dan koordinasikan dengan pihak terkait yang berada di lokasi, mulai ketersediaan logistik, medis dan perkembangan situasi, bila membutuhkan tambahan personel segera laporkan dan koordinasikan dengan Pasiops,” pinta Dandim kepada Danramil Sooko.

 Dandim 0815/Mojokerto saat meninjau lokasi banjir di Desa Tempuran Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur

“Kita juga akan koordinasikan dengan Pemda, BPBD dan stakeholder lainnya untuk percepatan penanganan banjir ini, karena masyarakat sangat membutuhkannya. Ini harus diprioritaskan termasuk kebutuhan air bersih,” ujar Alumni Akmil Angkatan 2000 sambil bergeser menuju Dam Sipon (Saluran air di bawah Sungai Brantas) di perbatasan Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto dan Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang.

Usai meninjau Dam Sipon selanjutnya Dandim 0815 menuju wilayah Dawarblandong yang merupakan salah satu kawasan rawan banjir di wilayah Utara Sungai Brantas.

Sekedar informasi, banjir yang melanda wilayah Dusun Bekucuk dan Dusun Tempuran Desa Tempuran Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto merupakan banjir rutin tahunan akibat luapan Avoor yang penampangnya tidak mampu menampung debit air hujan.

Ikuti tulisan menarik Anan Alkarawangi lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Epigenesis

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Kembang Jepun

Oleh: Handoko Widagdo

Kamis, 15 Februari 2024 10:19 WIB

Terkini

Terpopuler

Epigenesis

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Kembang Jepun

Oleh: Handoko Widagdo

Kamis, 15 Februari 2024 10:19 WIB