Pembelajaran Jarak, Jauh Peran- Kreativitas Guru Sangat Pengaruh Selama PSBB - - www.indonesiana.id
x

Ahmad Irso Kubangun

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Senin, 6 April 2020 06:22 WIB

  • Topik Utama
  • Pembelajaran Jarak, Jauh Peran- Kreativitas Guru Sangat Pengaruh Selama PSBB


    Dibaca : 2.418 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pembelajaran Jarak Jauh Peran- Kreativitas Guru Sangat Pengaruh Selama PSBB


    Saat ini Indonesia tengah dilanda wabah Virus Corona atau Covid- 19.Jangan sampai kualitas peserta didik di negeri ini menurun.

    Sebab, sekolah, perguruan negeri, dan bidang pendidikan sementara diliburkan sementara.

    Adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) para peserta didik siswa/siswi dan mahasiswa/mahasiswi pun diliburkan sementara.

    Secara otomatis berpengaruh terhadap proses pembelajaran. Pengaruh pembelajaran anak didik di tengah wabah Covid-19.

    Pemerintah pun tidak serta merta begitu saja meliburkan anak didik di negeri ini berdiam di rumah saja dalam kebijakan PSBB.

    Tapi sekarang pemerintah mulai mengeluarkan kebijakan memberlakukan pembelajaran jarak jauh atau daring (online learning).

    Toh era sekarang sudah cangih dan mudah diakses. Kebijakan itu juga ada peran guru yang sangat pengaruh bagi para peserta didik di negeri ini.

    Sebab, di kondisi saat ini kreativitas guru sangat dibutuhkan. Sebab guru sebagai kunci pembelajaran selama Pembatasan Sosial Berskala Besar.

    Dalam PSBB diberlakukan pembelajaran jarak jauh, di mana guru memberikan bahan bacaan dan tugas secara offline via email ataupun whatsapp (WA).

    Sehingga sedikitnya menambah waktu membaca siswa. Jadi peserta didik di rumah tidak sekedar main hamdpone saja, tapi ada aktifitas belajar.

    Meski begitu, para orang tua didik pun harus memperhartikan nih anaknya. Jangan sampai waktu libur sementara ini anak ketinggal pembelajaran.

    Perubahan metode pembelajaran tersebut menuntut peningkatan kualitas dan kompetensi pendidik agar penyampaian materi berjalan optimal.

    Kreativitas dan inovasi guru dalam penyampaian materi menjadi faktor kunci agar murid mudah memahami dan tidak bosan.

    Perlu dipahami betul, kebijakan PSBB ini sebagai langkah jitu untuk mengurangi penyebaran virus Corona di Indonesa. Tapi kebijakan ini juga harus didukung oleh masyarakat.

    Perlu dicatat mengutip Menko PMK Muhadjir Effendy bahwa keberhasilan dunia pendidikan di Tanah Air salah satunya juga diukur dari pencapaian PISA (Programme for International Student Assessment).

    Hasil survei PISA menunjukkan, sistem pendidikan di Indonesia telah berubah menjadi lebih inklusif, terbuka, dan meluas aksesnya selama 18 tahun terakhir.

    Harus kita sadari bahwa menghadapi Pandemi Covid-19 butuh sinergi semua pihak. Tidak bisa pemerintah saja yang bekerja untuk penanganan wabah Corona.

    Indonesia past bisa melewati wabah Virus Corona. Mari kita berdoa kepada tuhan yang maha esa agar Covid-19 selesai. Indonesia Bisa.....

    Ikuti tulisan menarik Ahmad Irso Kubangun lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.