Alternatif Mengembangkan Duit Saat Bisnis Kamu Lesu Karena Corona - Analisis - www.indonesiana.id
x

Setyo

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Selasa, 14 April 2020 15:15 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Alternatif Mengembangkan Duit Saat Bisnis Kamu Lesu Karena Corona

    Banyak aset atau modal menjadi nganggur. Modal (uang) tidak berkembang.

    Dibaca : 3.752 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Perekonomian Indonesia sangat terpukul dengan wabah Covid-19. Bisnis menjadi lesu. Sejumlah perusahaan gulung tikar. UMKM tak berdaya. Tidak sedikit orang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

    Banyak aset atau modal menjadi nganggur. Modal (uang) tidak berkembang. Nah, di tengan pandemik Covid-19 yang memukul bisnis ini muncul keinginan untuk mengembangkan dana nganggur yang dimiliki, terutama bagi para pebisnis.

    Pebisnis kuliner, pemilik hotel, pemilik restoran, hingga entrepreneur tak leluasa bergerak karena kebijakan social distancing atau physical distancing. Apalagi, pemberlakuan PSBB di sejumlah daerah untuk menekan dan memotong penularan virus Corona membuat masyarakat lebih memilih stay at home dan work from home.

    Nah, lantas apa yang bisa dilakukan para pemilik modal (aset) berupa uang yang nganggur? Mengembangkan uang nganggur selama masa wabah corona ini menjadi dambaan kebanyakan orang. Namun, tidak sedikit yang bingung cara mengembangkan uang di tengah wabah corona.

    Kabar baiknya, mengembangkan duit di saat wabah corona mungkin dilakukan, salah satunya dengan menanamkannya pada investasi di pasar modal. Diketahui, salah satu bisnis yang tidak terhenti oleh wabah Corona adalah pasar modal.

    Pasar modal Indonesia tetap berlangsung di tengah pandemik Covid-19, meski tak dapat dipungkiri pasar modal sedikit terguncang. Harga-harga saham unggulan rontok sehingga membuat IHSG terpuruk.

    Menariknya, meski saat harga-harga saham unggulan anjlok atau harganya menjadi sangat murah, ini sebenarnya menjadi peluang emas bagi para pemilik uang nganggur untuk masuk dan menikmati cuan saham.

    Meski pada umumnya direkomendasikan untuk investasi jangka panjang, namun bukan tidak mungkin saat situasi karena Corona sudah membaik cuan itu sudah bisa didapatkan. So, uang yang dimiliki akan tetap berkembang di tengah wabah Covid-19.

    Lantas bagaimana cara memulainya? Investasi saham saat ini sudah sangat mudah dan gambang. Transaksinya bisa dimulai dengan membuat rekening efek yang saat ini sudah bisa dilakukan dengan cepat karena sudah 100% online berbasis aplikasi, semisal melalui aplikasi IPOTGO milik IndoPremier.

    Dengan berbasis aplikasi, pembukaan rekening efek sebagai langkah paling awal yang harus dilakukan untuk bertransaksi saham bisa dilakukan dengan cepat kurang dari satu jam.

    So, membeli saham-saham unggulan di harga terendah seperti saat ini sangat didambakan para investor saham. So, kesempatan itu sedang di depan mata. Selamat berinvestasi saham dan mengembangkan duit, tetapi jangan lupa juga untuk tetap menyisihkan uang yang dimiliki untuk amal, zakat dan bersolider dengan mereka yang terdampak Covir-19. Alhasil, semuanya bakal menjadi berkah.

    Ikuti tulisan menarik Setyo lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.