Teruslah Berlari, Nak; Nasihat Seorang Ayah kepada Anak Sulungnya - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Syarifudin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 April 2019

Minggu, 5 Juli 2020 11:51 WIB
  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Teruslah Berlari, Nak; Nasihat Seorang Ayah kepada Anak Sulungnya

    Dibaca : 827 kali

    “Ketahuilah nak, air di sungai pun terhalang bebatuan; air di laut pun butuh gelombang untuk menembus batu karang. Teruslah berlari sambil menyanyikan lagu cinta. Karena tiap yang berlari, tidak sempat melihat punggung orang-orang yang di belakangnya.”

    Maka teruslah berlari, Nak. Selamat ulang tahun ke-23, Fahmi Rifli Pradana “Sang Perfecto” pada 5 Juli 2020. Sungguh tidak ada yang bisa Abi berikan. Selain ucapan tulus seorang ayah kepada anak sulungnya. Semoga panjang umur dalam ibadah, sehat wal afiat, dan diberi kemudahan dan rezeki yang halal. Bahagia dunia dan akhirat. Tetaplah dekat pada Allah SWT. Dan apapun keadaannya, Abi tetap sayang kamu ...

    Hari ini, kamu bukan hanya sudah dewasa. Tapi  pastinya sudah mampu menentukan tujuan  hidup ke depan. Menuju hari-hari panjang kamu dalam kehidupan dunia. Tetaplah sabar dan ikhlas dalam menjalaninya. Sambil mengucap dan memuji syukur kepada Allah SWT. Karena kita di dunia yang sementara ini hanya bisa ditolong berkat petunjuk dan ridho-Nya. Bukan yang lainnya.

    Laksana angin yang selalu menyejukkan.

    Abi, Ibu, dan adikmu Farid dan Farah selalu berdoa agar Fahmi bisa meraih yang terbaik dalam hidup; di sisa waktu kebersamaan kita di rumah. Karena cepat atau lambat, kamu pasti akan “menapak jalan baru” dalam mengarungi rumah tangga esok. Entah kapan waktunya, maka saat cinta itu memanggilmu. Teruslah berlari Nak untuk mencapai tujuan hidup dunia dan akhiratmu kelak…

    Teruslah berlari, Nak. Karena masa depan memang ada di tanganmu,

    Jangan terlalu sering menoleh ke belakang. Karena semua yang di belakang sudah berlalu. Ambil hikmahnya dan jadikan pemicu untuk menjadi insan yang lebih baik dan lebih baik lagi. Tuntaskan kuliahmu di S2 Manajemen Sistem Informatika Universitas Gunadarma. Rintis karier dan dunia kerja dengan sebaik mungkin. Rancang masa depanmu untuk meraih keberkahan-Nya. Karena untuk menjadi baik tidak harus kaya. Tapi justru harus dekat kepada-Nya.

    Berlarilah Nak, kejar impianmu. Karena saat berlari, kamu akan tahu arti sebuah perbedaan. Bahwa tiap orang tidak harus sama. Siapapun yang di hadapan kita, pasti beda dan tidak akan pernah sama. Apa artinya itu? Hanya sikap dewasa, objektif, dan saling pengertian yang merajutnya. Agar kebaikan selalu terpelihara dalam hidup manusia. Apapun keadaannya.

    Seperti namamu Fahmi, yang artinya memahami; mengerti. Maka saat berlari, utamakanlah sikap pengertian. Memahami realitas yang ada dengan penuh bijak dan objektif. Karena itulah yang jadi modal untuk tetap saling memahami.

    Maka hari ini, saat kamu terus berlari Nak. Secara perlahan pun, Abi mulai sedikitkan kenangan masa kecil kamu dulu. Hanya bisa mengenang. Bahwa pernah ada senandung lagu kecil saat menggendongmu; lalu membalutkan handuk ke tubuhmu di kala mandi. Biarkan angin yang menjadi saksi saat Abi dan Ibu mengantar-jemput kamu ke sekolah. Karena itu semua adalah perjalanan sejarah yang pernah kita lalui bersama. Cukup untuk dikenang dan semoga menjadi cerita kita suatu saat nanti.

    Teruslah berlari Nak. Apapun keadaannya.

    Jadikan tiap tetes pipis saat kamu bayi dulu. Sebagai senyum bangga dan syukur Abi dan Ibu. Karena raut wajah ceriamu pasti menjadi penghapus lelah raga dan kepenatan jiwa di antara kita. Agar esok, jangan ada tangis duka di antara kita. Tapi berjuanglah untuk menjadi tangis bahagia Ibu, Abi, dan kedua adikmu.

    Maka di hari ulang tahunmu ke-23. Abi berpesan, “Teruslah berlari, Nak”.

    Esok dan hari-hari ke depan, segalanya ada di tangan kamu. Maka tetaplah dekat dengan Allah SWT. Kerjakan apa-apa yang menyebabkan Allah SWT senang kepada hambanya. Maka setelah itu, kamu pun akan disenangkan Allah SWT. Bekerja dan berkeluarga kelak, adalah bukan tujuan tapi keadaan. Maka berhati-hatilah lalu hadapilah segala sesuatu dengan sabar dan sholat. Ingatlah kalimat "wasta'inu bisshobri wassholah - minta tolonglah dengan sabar dan sholat" (QS2:153).

    Jadilah pribadi yang selalu bersyukur kepada Allah WT. Maka pasti rezekimu akan selalu ditambah. Ikhtar dan doa selalu. Maka selebihnya biarkan Allah SWT yang bekerja untuk kita. Asal kita selalu ada di "dekat-Nya".

    Saat berlari. Siapapun pasti mengerahkan energinya. Memacu daya juang tinggi, bersikap tangguh, dan tetap bertanggung jawab. Karena saat berlari, kamu akan selalu berpikir ke depan. Tanpa terlalu banyak menoleh ke belakang. Hingga mampu menemukan kekuatan kamu sendiri. Untuk melindungi adik-adikmu dan orang-orang yang harus dilindungi.

    Esok, saat ada orang yang memegang tanganmu lalu mengajakmu berlari, maka berlarilah. Jangan pernah lepaskan dia. Agar kamu tahu, apa arti sesungguhnya perjalanan hidup itu …

    Sekali lagi Nak, Selamat ulang tahun. Semoga sehat dan berkah dalam hidup. Dan teruslah berari. Peluk cium Abi, Ibu, Farid, dan Farah untukmu. "Ya Allah, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Allah, perkenankanlah doaku." (QS. 14:40).  Alhamdulillah #FahmiRifliPradana #SangPerfecto


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.