Puisi | Aksara Tanpa Kata-Kata - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Ilustrasi: trazcreation.blogspot.com

Suko Waspodo

... an ordinary man ...
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Kamis, 19 November 2020 16:45 WIB

  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Puisi | Aksara Tanpa Kata-Kata

    Fiksi Puisi

    Dibaca : 684 kali

    sebelum engkau sungguh pergi
    meninggalkan sepetak sunyi hatimu
    kumohon tinggallah sejenak
    meski hanya untuk sepenggal kisah
    yang tak selesai kita gubah
    mengalir indah dalam bait-bait pasrah

    di sini musim masih senantiasa setia
    menyimpan bilur-bilur cinta
    yang berarak di lautan aksara
    tanpa kata-kata

    alangkah sulit menuliskan
    perjalanan rinduku untukmu
    sebiru langit cerah
    yang kulukis bersama pelangi

    di sini hanya tersisa liang-liang imaji
    yang menggelayutiku dalam samadi
    merajut mimpi helai-helai sepi
    yang tiada bertepi

    lalu ketika khayal rindu kian basah
    aku tersentak sadar
    kau telah kirimkan nyanyian hujan
    dalam anganku
    hingga dari sunyi ke sunyi
    aku menggigil sayu
    karena hanya berpayung daun pisang
    aku akan menjemputmu
    di ladangku yang kerontang

    kini aku hanya mampu memohon
    semoga sesekali engkau sudi
    menyiram kemarau panjang di hatiku
    agar lukisan langit kembali biru

    meski aku malu
    sungguh demikian malu
    jika setiap kerinduan
    harus kuhaturkan
    tanpa pertimbangan
    tapi biarlah detak waktu
    yang memberikan jawaban

    maka pada angin saja
    akan kukabarkan gundah sukma
    melumuri malam-malam panjang
    tanpa purnama

    di sini aku masih menggigil sendirian
    mengeja nubuat luka
    yang kau cipta tanpa air mata
    haruskah setiap rindu
    selalu menyesakkan dada

    hingga saat nanti
    penggal-penggal keresahan
    masih menyisakan berjuta pertanyaan
    aku tetap memandangmu
    meski dari jauh dan tak tersentuh
    sampai kau benar-benar pergi
    meninggalkanku

    percayalah
    aku tetap setia menikmati gelisah kalbu
    karena engkaulah indah kerinduanku

    ***
    Solo, Sabtu, 23 Agustus 2014, 1:26 pm
    ‘salam hangat penuh cinta’
    Suko Waspodo



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.