Petaka di Siula Grande; Kisah Survival Pendaki Gunung Paling Mengagumkan - Analisa - www.indonesiana.id
x

Joe Simpson

anton sujarwo

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 9 Desember 2020

Selasa, 12 Januari 2021 16:34 WIB

  • Analisa
  • Berita Utama
  • Petaka di Siula Grande; Kisah Survival Pendaki Gunung Paling Mengagumkan

    Ada banyak kisah survival dalam dunia pendakian gunung yang demikian terkenal, salah satunya adalah Touching the Void. Kisah survival ini menceritakan bagaimana seorang pendaki Inggris bernama Joe Simpson, bertahan hidup dan mencari jalar pulang dari gunung ganas Andes dengan kaki yang patah. Dalam banyak literatur hingga saat ini, Touching the Void diakui sebagai salah satu kisah manusia bertahan hidup di atas gunung yang paling mengagumkan.

    Dibaca : 676 kali

    Ada banyak kisah survival dalam dunia pendakian gunung yang demikian terkenal, salah satunya adalah Touching the Void. Kisah survival ini menceritakan bagaimana seorang pendaki Inggris bernama Joe Simpson, bertahan hidup dan mencari jalar pulang dari gunung ganas Andes dengan kaki yang patah.

    Dalam banyak literatur hingga saat ini, Touching the Void diakui sebagai salah satu kisah manusia bertahan hidup di atas gunung yang paling mengagumkan.Kisah ini bersumber dari buku Dunia Batas Langit karya Anton Sujarwo.

    Tulisan menarik dan karya-karya lain tentang mountaineering dari penulis Anton Sujarwo dapat dibaca pula pada www.akasakaoutdoor.co.id, www.penulisgunung.id, dan www.arcopodojournal.com, atau anda bisa men-download 12 buku pendakian gunung paling populer di Indonesia melalui tautan pada tulisan ini.

    Kisah survival di gunung

    Siula Grande adalah sebuah gunung dengan puncak setinggi 6.344 meter atau 20.814 kaki yang terletak di Cordilerra Huayhuash, wilayah pegunungan Andes di Peru. Huayhuash Cordillera adalah sebuah rantai punggungan pegunungan yang berada dalam wilayah raksasa pegunungan Andes, di mana Aconcagua menjadi puncak tertinggi yang berdiri di kawasan ini.

    Selain puncak utama yang memiliki ketinggian 6.344 meter, Siula Grande juga mempunyai anak puncak yang disebut Siula Chico yang tingginya lebih rendah dari Siula Grande, yaitu 6.260 meter. Antara Siula Grande dan Siula Chico dibatasi oleh sebuah Col dengan ketinggian 6.000 meter. Kebanyakan pendaki gunung menganggap bahwa jalan termudah untuk mencapai Puncak Siula Chico adalah melalui col yang mempertemukan kedua puncak ini.

    Pendakian pertama ke uncak Siula Grande pertama kali tercatat dilakukan oleh Arnold Arwezger dan Erwin Schneider dari Austria pada tanggal 28 Juli 1936 melalui punggungan bagian utara. Pendakian selanjutnya yang cukup penting dalam sejarah Siula Grande adalah tahun 1966, dimana Manfred Strum dan dua rekannya membuat first ascent di Siula Chico. Dan pada kesempatan yang sama juga berhasil mencapai Puncak Siula Grande yang kemudian dicatat sebagai pendakian berhasil keempat di gunung tersebut.

    Tahun 1985 sisi bagian barat Siula Grande berhasil didaki untuk yang pertama kalinya oleh Simon Yates dan Joe Simpson dari Inggris. Dan pada tahun 1999, Carlos Buhler mengulangi rute yang digunakan Yates dan Shimpson di wajah barat Siula Grande empat belas tahun sebelumnya. Pendakian napak tilas yang dilakukan Buhler ini adalah untuk upayanya memperdalam kesan yang disampaikan legenda Touching The Void di Siula Grande, legenda yang  akan menjadi pokok bahasan kita dalam paragraf-paragraf selanjutnya.

    Setelah kehadiran Buhler, Michel van der Spek, Jay Burbee, dan Jeremy Frimer juga datang ke Siula Grande dan berhasil mencapai puncak melalui sisi bagian selatan pada 13 Juli 2001. Sementara tanggal 3 Juli 2002 Marjan Kovač dan Pavle Kozjek dari Slovenia juga berhasil mencapai puncak melalui sisi timur laut. Rute yang digunakan oleh Kovač dan Kozjek ini kemudian dinamakan Northeast Face Los Rapidos. Dan pendakian terakhir yang dianggap cukup penting di Siula Grande adalah bulan Agustus 2002, dimana Rogier van Rijn dan Eva Oomen membuat sebuah rute pendakian baru lainnya yang diberi nama Mammut Track.

    Di antara sekian banyak pendakian penting di Siula Grande itu, pendakian yang dilakukan Simon Yates dan Joe Simpson pada tahun 1985 adalah yang paling fenomenal dan terbit menjadi salah satu kisah mountaineering yang terkenal ke seluruh penjuru dunia. Buku Touching The Void yang ditulis Joe Simpson setelah berhasil kembali dari Siula Grande, memenangkan Boardman Tasker Prize for Mountain Literature pada tahun 1989, dan juga memenangkan NCR Book Award di tahun yang sama. (NCR Book Award adalah sebuah penghargaan karya tulis berbentuk buku non fiksi di Inggris yang disponsori oleh sebuah perusahaan IT bernama NCR atau National Cash Register Corporation, penghargaan ini sekarang telah dihentikan dan diganti menjadi Samuel Johnson Prize).

    Film dokumenter yang berjudul Touching The Void juga telah dibuat pada tahun 2003, disutradarai oleh Kevin MacDonald, dan berhasil pula memenangkan Alexander Korda Award untuk Best British Film di BAFTA Awards tahun 2003. Selain itu, film dokumenter Touching The Void juga ditampilkan dalam Sundance Film Festival di tahun 2004.

    Ada pun secara garis besar, kisah yang menjadi legenda Touching The Void tersebut mungkin dapat kita ringkas sebagai berikut;



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.