Pentingnya Nabung Saham bagi Milenial - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Produksi Udang Budidaya, 2017

Aditya Ramandha Junaidi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 Januari 2021

Jumat, 15 Januari 2021 05:58 WIB

  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Pentingnya Nabung Saham bagi Milenial

    Nabung Saham Mileniall

    Dibaca : 771 kali

    Saham adalah hak yang dimiliki pemegangnya atas sebuah perusahaan dengan sejumlah modal tertentu.

    Karena kepemilikannya tersebut, para investor saham dapat disebut dengan pemilik perusahaan dengan porsi senilai modal yang ditanam. Saham memiliki harga yang fluktuatif mengikuti tren pasar, kondisi dunia maupun dalam negeri dan kondisi fundamental perusahaan tersebut.

    Jadi jangan kaget jika saham yang kamu beli sekarang, sepuluh tahun lagi akan menjadi berkali-lipat harganya. Atau bahkan saham yang kamu beli dengan mahal sekarang dapat menjadi tidak ada harganya lagi di beberapa tahun ke depan.

    Diera Mileniall Ini menabung saham sangatlah mudah walaupun resiko yang didapatkan cukup besar, namun selagi kita mampu dan mau untuk apa ngga mencobanya.

    menabung saham saat ini mudah sekali hanya dengan mendaftar melalui aplikasi sekuritas yang ada di handphone kita langsung dapat memulai menabung saham.

    Manfaat menabung saham, antara lain:

    Dapat mengikuti RUPS

    Memiliki saham sekecil apapun menunjukkan bahwa kita memiliki kepemilikan perusahaan tersebut. Tiap tahunnya, perusahaan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS. Kita sebagai pemilik perusahaan berhak mengetahui laporan keuangan, laba rugi dan berbagai hal penting lainnya mengenai perusahaan.

    Selain itu juga mempunyai kewajiban dalam menentukan pemimpin perusahaan dan strategi perusahaan yang dilakukan pada RUPS. Saham selain memberikan keuntungan secara finansial juga menjadi instrumen yang membuat kamu lebih belajar banyak tentang berbagai perusahaan.

    Mendapatkan dividen tiap tahunnya

    Salah satu manfaat menabung saham yang paling ditunggu-tunggu adalah mendapatkan dividen, yaitu pembagian keuntungan kepada pemilik saham. Besar keuntungan yang dibagikan bergantung pada besar kepemilikan saham di perusahaan tersebut.

    Bentuk dividen sendiri terbagi dua, tunai dan saham. Paling umum di Indonesia adalah dividen tunai. Sedangkan dividen saham adalah saham yang dibagikan kepada pemilik secara percuma, tetapi bentuk dividen ini jarang sekali dipilih.

    Untuk menghitung dividen yang dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang saham adalah selisih antara laba perusahaan dikurangi laba ditahan. Laba ditahan adalah laba yang tidak dikeluarkan perusahaan demi memperbesar dan memperluas kapasitas di masa mendatang.

    Jadi secara teori, dividen adalah laba bersih dikurangi laba ditahan. Sedangkan dividen per saham adalah dividen dibagi jumlah saham yang beredar.

    Memanfaatkan Capital Gain

    Seperti perdagangan umumnya, saham juga dapat diperjualbelikan di pasar efek. Berbeda dengan dividen yang didapatkan di akhir periode waktu, capital gain bisa diperoleh kapan saja. Oleh sebab itu, perolehannya mewajibkan adanya keaktifan dari investor dalam menjalankan aktivitas jual beli di pasar modal.

    Investor yang handal akan menganalisa pasar dan menjual sahamnya ketika ada lonjakan harga di pasar modal. Sedangkan investor yang belum berpengalaman sering salah pilih aksi dalam mengelola sahamnya dan seringkali mengalami kerugian atau loss.

    Modal Kecil, Untung Besar

    Manfaat pertama dari investasi saham adalah persentase keuntungan yang didapatkan sangat menjanjikan, padahal modal yang digelontorkan relatif kecil. Minimal modal yang diperlukan untuk mulai transaksi pembelian lembar saham hanya dimulai Rp10.000,- saja. Karena ada saham Rp50 yang bagus fundamentalnya, sebut saja PPRO.

    Bahkan saat ini, terdapat metode angsuran untuk pembelian lembar saham. Sedangkan keuntungannya dapat mencapai margin 100%.

    Pajak Relatif Kecil

    Keuntungan atau manfaat yang didapatkan dari investasi saham selanjutnya adalah pajak yang dikenakan untuk investasi ini lebih kecil dibandingkan dengan prosentase pajak untuk instrumen investasi lain, yakni hanya 0.1% dari keuntungan yang didapatkan investor. Dibandingkan dengan pajak investasi deposito, tentu persentase pajak saham jauh lebih kecil.

    Setelah mengetahui manfaat dari menabung saham, apakah kamu kini tergerak untuk segera memulai berinvestasi? Kalau kamu sudah tertarik investasi, tetapi ternyata belum sanggup untuk memiliki saham.

    Kamu bisa memilih reksadana sebagai pilihan berinvestasi. Berbagai macam produk reksa dana dari pasar uang hingga saham. Sehingga kamu dapat merasakan beberapa manfaat menabung saham tanpa harus mengeluarkan modal yang banyak.

    Salah satu aplikasi yang sangat mudah untuk para mileniall menabung saham seperti ajaib sekuritas dan lainnya. untuk para mileniall tunggu apalagi untuk mencoba menabung saham diera sekarang untuk masa depan yang maju.

    Penulis : Aditya Ramandha Junaidi, Mahasiswa STISIP WIDURI



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.