Bendung Sapon - Satu Bendung, Berbagai Peran di Bantul. - Travel - www.indonesiana.id
x

Satria Putranto

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 14 Maret 2021

Selasa, 16 Maret 2021 17:34 WIB

  • Travel
  • Berita Utama
  • Bendung Sapon - Satu Bendung, Berbagai Peran di Bantul.

    Bendung Sapon merupakan salah satu bendung yang ada di Sungai Progo. Bendung Sapon dibangun oleh Kementerian PU pada tahun 2005, dan selesai dibangun pada tahun 2008. Selain dipakai untuk menahan aliran air dari Sungai Progo dan meneruskan aliran air tersebut menuju saluran-saluran irigasi, Bendung Sapon juga dipakai oleh masyarakat di sekitarnya untuk melakukan perjalanan menuju seberang sungai serta meningkatkan perekonomian melalui pariwisata, salah satunya oleh masyarakat Dusun Bendo di Kab. Bantul yang terletak tepat di sisi timur Bendung Sapon.

    Dibaca : 679 kali

    Sungai Progo merupakan salah satu sungai yang ada di Provinsi DIY. Aliran Sungai Progo bermula dari kaki Gunung Sindoro dan bermuara di Samudera Hindia, melewati 5 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi DIY. Sungai Progo merupakan salah satu sungai yang memiliki debit air yang melimpah, sehingga air dari Sungai Progo dipakai untuk berbagai kegiatan masyarakat di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi DIY, salah satunya untuk irigasi.

    Bendung Sapon merupakan salah satu bendung (weir dalam bahasa Belanda) yang ada di Sungai Progo, terletak 8,5 km dari Samudera Hindia. Bendung Sapon dibangun oleh Kementerian PU pada tahun 2005, dan selesai dibangun pada tahun 2008.

    Bendung Sapon memiliki beberapa bagian, terdiri dari badan (mercu bulat), jembatan, pintu pengambilan, pintu pembilas, bangunan pelengkap, serta bangunan penguat di sisi sungai. Selain dipakai untuk menahan aliran air dari Sungai Progo dan meneruskan aliran air tersebut menuju saluran-saluran irigasi, Bendung Sapon juga dipakai oleh masyarakat di sekitarnya untuk melakukan perjalanan menuju seberang sungai (seperti yang ada di foto).

    Bendung Spoon juga bisa meningkatkan perekonomian melalui pariwisata, salah satunya oleh masyarakat Dusun Bendo di Kabupaten Bantul yang terletak tepat di sisi timur Bendung Sapon. Dusun Bendo di Kab. Bantul sendiri dikenal karena merupakan lokasi Omah Bubrah sebagai situs sejarah serta lokasi pusat produksi mie lethek di Bantul.

    Tahun 2020, masyakarat Dusun Bendo bersama tim KKN dari beberapa universitas mengembangkan pariwisata di sekitar Bendung Sapon dengan membangun prasarana-prasarana pariwisata, memasang papan penunjuk arah menuju Bendung Sapon, serta membangun kios-kios bambu yang dapat dipakai masyarakat untuk berjualan makanan dan minuman.

    Demikian cerita singkat saya mengenai Bendung Sapon dan peran Bendung Sapon bagi masyarakat di sekitarnya. Dalam Perayaan Hari Air Dunia 2021 ini, mari mengingat untuk senantiasa menjaga bendung dan bangunan air lain di sekitar kita serta memelihara sungai sebagai sumber air kita.

    Referensi:
    Dwimena, T., & Haryadi, T. (2008). Perencanaan Bendung Sapon di Sungai Progo. Universitas Diponegoro.

    #HariAirDuniaXXIX2021
    #MengelolaAirUntukNegeri
    #SigapMembangunNegeri



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.