x

Foto tersebut merupakan kegiatan dalam pendampingan memperoduksi seblak di Desa Ajung

Iklan

Widayatul Hidayah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 Agustus 2021

Jumat, 27 Agustus 2021 07:42 WIB

Mahasiswi KKN UNEJ Dorong Usaha Seblak di Desa Ajung dengan Digital Marketing

Program KKN Back to Village 3 yang diselenggarakan oleh salah satu mahasiswi Universitas Jember di Provinsi Jawa Timur pada masa pandemi bertujuan memberikan pemberdayaan pada wirausaha masyarakat terdampak Covid-19 yaitu Usaha Seblak Desa Ajung.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

 

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Back To Village 3 Kelompok 29 dengan DPL Dr.Rokhani,S.P.,M.Si melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan program pemberdayaan wirausaha masyarakat terdampak Covid-19. KKN BTV III UNEJ dilaksanakan sejak mulai 11 Agustus – 9 September 2021 di Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.

Dampak Covid-19 sangat meresahkan bagi usaha mikro. Seperti usaha mikro di Desa Ajung yang merasakan dampak Covid-19 yaitu usaha seblak. Peraturan ataupun kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang mengharuskan masyarakat untuk diam dirumah saja dan segala aktivitas pertokoan atau warung kelontong dibatasi sehingga tidak sedikit usaha-usaha mikro milik masyarakat banyak yang tutup. Pemberlakukan kebijakan ini mengakibatkan usaha seblak mengalami penurunan pendapatan dan omset menurun karena sepinya pelanggan. Hal ini sangat berpengaruh dalam pengembangan usahanya karena pendapatan menurun kurang mencukupi untuk melanjutkan usaha disamping juga sebagai pemasukan kehidupan keluarga.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Berdasarkan hasil survei terhadap pemilik usaha seblak, bapak Rusdi, diketahui sepinya pelanggan itu. "Bahkan pernah satu hari tidak ada pelanggan sama sekali. Sehingga omset yang diperoleh menurun, dan tidak cukup untuk memodali usaha selanjutnya,” ujarnya.

Widayatul Hidayah, selaku mahasiswa KKN BTV III Universitas Jember, membantu usaha seblak melalui inovasi berupa pemanfaatan digital marketing dalam mengembangkan usahanya. Pemanfaatan digital marketing menjadi salah satu peluang bagi usaha seblak dalam mengembangkan usaha karena Covid-19 telah menuntut semua kegiatan/aktivitas berbasis digital. Pemasaran menggunakan digital marketing sangat berpengaruh bagi usaha seblak karena memiliki brand sendiri serta memiliki akun toko online di berbagai platform yang membantu usaha mereka untuk lebih dikenal masyarakat.

Pembinaan dilakukan dengan cara pelatihan dan pendampingan memproduksi barang varian baru agar usaha yang dijalankan tidak hanya satu jenis melainkan beragam. Juga ada pelatihan dan pendampingan perbaikan pengemasan agar lebih menarik. '

Selain itu, juga diberikan pelatihan dan pendampingan pemasaran berbasis digital marketing dengan mencetak brand untuk memiliki hak milik bagi pemilik usaha, serta membuat akun toko online di berbagai platform seperti IG, FB, WA agar lebih dikenal banyak orang

(Widayatul Hidayah/KKN29/Ajung/Rokhani).

Ikuti tulisan menarik Widayatul Hidayah lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terkini

Terpopuler