Mahasiswa KKN UNEJ Dongkrak Peningkatan Melek Digital Anak dalam Pembelajaran Daring

Jumat, 27 Agustus 2021 14:40 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Mahasiswa KKN Back To Village III Universitas Jember Melaksanakan kegiatan sosialisasi pengenalan Literasi Digital untuk meningkatkan budaya Literasi Digital dan Kreativitas pada Anak Anak Desa Karanganyar, Dusun Song Tengah, RT 18 RW 05 Kabupaten Bondowoso

Pandemi Covid-19 yang sudah terjadi hampir sekitar 2 tahun ini tidak membuat penghalang untuk tetap melaksankan KKN Back To Village 3 Universitas Jember.  Rizki Indra Permana, salah satu mahasiswa Universitas Jember (Unej), sedang melakukan KKN ini dibimbing DPL (Dosen Pembimbing Lapang ) dr Yudha Nurdian, M.Kes memilih tema Program Literasi Desa Pada Masa Pandemi Covid-19.

Untuk KKN sekarang ini dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus hingga 9 September. Sistem pelaksanaan KKN-nya masih dilaksanakan secara mandiri. Jadi peserta mencari sasaran dan melaksanakan program kerjanya secara mandiri. Universitas Jember menerjunkan mahasiswanya ke beberapa daerah, salah satunya, di Desa Karanganyar,  Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Desa Karanganyar berjarak sekitar 3 km dari pusat kota Kabupaten Bondowoso ke arah utara. Masyarakat desa Karanganyar mayoritas merupakan petani jagung, padi, dan tembakau. ada jugapeternak sapi, pegawai kantoran dan wirausaha UMKM.

Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar terhadap warga desa di sektor industri dan pendidikan. Terutama di bidang pendidikan ini, sekolah yang biasanya dilakukan secara tatap muka bersama guru di kelas terpaksa harus dilaksanakan secara daring yang sudah dilakukan dari Maret 2020 hingga saat ini kurang lebih hampir 2 tahun.

Pembalajaran daring ini memiliki dampak sangat besar terkait pembelajaran yaitu pembelajaran online dengan menggunakan gadget. Hal tersebut menyebabkan banyak keluhan dari wali murid siswa, terutama wali murid siswa di jenjang SD sampai SMP seperti kurangnya pengetahuan dan pemahaman anak terhadap penggunaan gadget untuk belajar online. Juga hilangnya semangat belajar dan minat baca, hingga kurangnya kreativitas anak karena seringnya bermain gadget. Mereka hanya bermain game dan media sosial lainnya yang menguras waktu.


Dengan adanya permasalahan di atas Rizki Indra Permana membantu mengatasi hal tersebut dengan melaksanakan sosialisasi pengenalan dan pelatihan tentang program literasi digital meningkatkan pemahaman tentang teknologi untuk meningkatkan belajar dan minat baca anak serta meningkatkan pertumbuhan kreativitas pada anak tersebut. Setelah dilakukan observasi bersama Kepala Dusun Song Tengah, Desa Karanganyar, RT 18 RW 05, kegiatan awal yang dilakukan adalah memberikan sosialisasi dan edukasi tentang pengenalan dan penting nya anak anak untuk mengenal Literasi Digital dalam memanfaatkan gadget mereka masing-masing.

Kegiatan selanjutnya adalah memberikan pelatihan dan pendampingan tentang menggunakan aplikasi seperti aplikasi Ipusnas (Perpustakaan Online), BSE Belajar, Google Meet, Kahoot dan Canva. Selain itu setelah pelatihan anak - anak juga dapat mengerjakan tes sambil bermain ria dengan menggunakan aplikasi Kahoot. Harapan dengan adanya kegiatan tersebut, anak – anak di desa karanganyar, dusun song tengah tepatnya di RT 18 RW 05 dapat lebih paham dalam memanfaatkan teknologi gadget mereka untuk meningkatkan semangat belajar dan minat baca serta memanfaatkan gadget dalaman meningkatkan pertumbuhan kreativitas pada anak tersebut.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Rizki Indra

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler