x

Iklan

Intan Rasyari

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 27 Agustus 2021

Minggu, 29 Agustus 2021 16:26 WIB

Mahasiswi KKN UNEJ Dampingi Digitalisasi Pemasaran Kripik Gedebok Pisang Buatan Tetangga

Mahasiswi KKN UNEJ Back To Village 3 melakukan pendampingan digitalisasi pemasaran keripik gedebok pisang di Desa Prajekan Kidul, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Mahasiswa Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis yang bernama Intan Rasyari Putri, sedang melaksanakan KKN UNEJ BTV 3 dari kelompok 14. Intan Memilih tema Program Pemberdayaan Wirausaha Covid-19 dengan DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) dr. Yudha Nurdian, M.Kes. sebagai pembimbing selama KKN. KKN dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus hingga 9 September 2021.

Mahasiswa Universitas Jember (http://unej.ac.id) kali ini melakukan KKN secara mandiri, hal tersebut dikarenakan menyebarnya pandemi Covid-19 yang sedang terjadi di Dunia dan perpanjangan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). KKN 2021 yang diusung oleh Universitas Jember bertajuk “KKN Back To Village” (KKN BTV 3) yang berarti KKN Pulang Kampung, dimana mahasiswa wajib untuk melaksanakan KKN di lingkungan atau daerah sekitar tempat tinggal yang dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 .

Pandemi Covid-19 yang saat ini menyebar di dunia memiliki dampak terhadap perekonomian di Indonesia, tak terkecuali di Desa Prajekan Kidul. Pelaku Keripik Gedebok Pisang yaitu Adik Eliza yang bertempat tinggal di Desa Prajekan Kidul. “Saat ini mengurangi volume produksinya karena tidak memungkinkan untuk memasarkan secara langsung dikarenakan kebijakan pemerintah untuk stay at home demi memutus rantai penularan Covid-19,” ujarnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Permasalahan yang ada pada usaha keripik gedebok pisang di Desa Prajekan Kidul selain pada pemasarannya juga pada kurangnya optimalisasi nilai tambah dari produk keripik gedebok pisang karena pengemasan yang dilakukan hanya dikemas dengan kemasan plastik yang sederhana dan juga pada kemasan tidak terdapat label yang mencakup merk produk keripik gedebok pisang milik salah satu usaharumahahan,sehinggamembuatkeripikmenjadikurangmenarik.

Permasalahan yang terjadi pada usaha rumahan keripik gedebok pisang di Desa Prajekan Kidul menjadi  tantangan bagi Intan untuk berkontribusi dan mengabdi di Desa Prajekan Kidul dalam KKN UNEJ Back To Village 3. Dengan hal tersebut Intan memecahkan permasalahan serta menyusun berbagai program kerja untuk mendampingi serta memberdayakan usaha keripik gedebok pisang di Desa Prajekan Kidul melalui peningkatan nilai tambah dengan pembuatan produk keripik gedebok pisang berbagai varian rasa yang kekinian, pengemasan dan pelabelan yang menarik serta pemasaran dengan berdasar pada digital marketing.

Tahap pertama setelah melakukan penyusunan program kerja diantaranya adalah sosialisasi terkait pentingnya nilai tambah pada suatu produk. Tahap kedua adalah sosialisasi terkait pentingnya branding dalam pemasaran. Tahap ketiga adalah pelatihan dan pendampingan meningkatkan nilai tambah keripik gedebok pisang. Tahap keempat adalah pelatihan pengemasan dan pelabelan dengan pembuatan logo dan label usaha. Tahap kelima yaitu sosialisasi terkait pentingnya digital marketing serta melakukan promosi dan pemasaran melalui berbagai media seperti Instagram, WhatsApp dan Facebook.

Program kerja tersebut disalurkan melalui kelas KKN yang dibuka oleh mahasiswa pada akun sd.unej.ac.id. Dengan diberlakukannya kelas KKN Intan berharap dapat membantu dalam pengembangan usaha rumahan keripik gedebok pisang di Desa Prajekan Kidul dan mampu bersaing dengan perkembangan zaman.

Ikuti tulisan menarik Intan Rasyari lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terkini

Terpopuler