Permainan Anak-anak Langsung dari Alam - Humaniora - www.indonesiana.id
x

Gambar oleh Sasin Tipchai dari Pixabay

Almanico Islamy Hasibuan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 22 November 2021

Selasa, 21 Desember 2021 06:22 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Permainan Anak-anak Langsung dari Alam

    Permainan anak-anak, sebelum mengalami kecanggihan, sangat bersahabat dengan alam. Kita bermain dan bersahabat dengan alam. Apakah anak-anak sekarang masih memiliki minat untuk kembali bermain dengan alam? Atau karena alam yang semakin rusak, minat mereka pun turun untuk bersahabat dengannya? Apa sajakah permainan itu?

    Dibaca : 983 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

        Nature oriented atau berorientasi alam adalah hal yang harus diterapkan di masa sekarang. Terlepas dari kepentingan itu, hari ini kita belum membahas tentang materi tersebut. Hari ini kita akan melihat nature oriented bocil games di mana kita yang dulunya bocil bermain langsung dari alamnya, bisa dengan memakai bahan-bahan langsung dari alam atau bermain di alam tersebut. Apa sajakah itu? Kuy mari baca der bruder.

    1. ) Pacca atau Bermain Biji Karet

        Siapa yang tidak suka menjelajah ke kebun karet? Saya merupakan salah satu entusias dalam menjelajahi daerah perkebunan karet. Permainan utama di wilayah tersebut adalah bermain pacca jika kau tinggal di daerah batak atau biji karet pada umumnya. Kita bisa seharian memanen biji karet dan mencari jagoan-jagoan yang terbentang di perkebunan karet yang luas. Mereka adalah lutung atau biji karet berwarna kuning muda dan pacca merah. Don`t go messing with those, those are the gems. Itu adalah pacca atau biji karet terkuat yang pernah ada di sejarah permainan pacca atau biji karet.

        Cara bermainnya mudah, kau cukup memukul pacca mu dengan pacca yang dikeluarkan oleh lawanmu. Hanya bisa bermain satu lawan satu atau by one. Bagi pemukul, pacca nya akan diletakkan di atas pacca lawan. Lalu memukulnya sekeras tenaga. Pacca siapa yang pecah lebih dulu, dialah yang kalah. WARNING!! Bagi pemain yang lemah dan dengan tangan yang kurus tanpa daging, disarankan untuk makan banyak dulu. Kumpulkanlah lemak secukupnya dan menjadilah juara di permainan ini. Kalau tidak, tanganmu akan sakit dan memerah atau mukamu yang akan merah dan mengeluarkan air terjun.

        Proses yang paling menyenangkan adalah ketika berlomba mencari pacca terbaik dan terbanyak di kebun karet. Siap sedia kantong plastik dan balsem untuk menghilangkan nyeri setelah bermain pacca seharian. Good times, good times.

    1. ) Transportasi dari Daun Kelapa

        Saat panen kelapa, jangan lupa membantu bapak-bapak yang sedang memanen. Siapa tahu kau akan diberikan alat transportasi terhebat di masanya. Daun kelapa utuh. Disarankan ada teman anda yang kuat agar permainan ini menjadi lebih seru. Jadikanlah dia penarik alat transportasi ini, setelah itu traktir es lilin. Kasihan sudah menarik teman-temannya dengan daun kelapa. Permainan ini memang dilakukan bergantian, setelah lewat kandang ayam giliran si Joni yang menarik dan seterusnya. Ada pelajaran yang dapat kita petik dari permainan ini. Kita harus berbuat baik kepada sesama agar diberikan daun kelapa utuh dan bekerja sama dalam menarik daun kelapa utuh agar tujuan dapat tercapai. Pergi ke warung membeli es lilin. Apalagi panas terik, siapa tahu bu warung memberikan bongkahan-bongkahan es kecil untuk menambah kesegaran.

    1. ) Senjata dari Bambu

        Ini adalah nature friendly weaponry di mana kau mengambil bambu dan membuatnya menjadi senjata yang tidak kalah panas dari libasan sarung di malam setelah taraweh. Bantulah bapak-bapak yang sedang membersihkan tanaman bambunya lalu berharap diberikan bambu muda yang dapat dijadikan senjata andalan. Peluru yang digunakan bisa dari buah-buahan kecil atau kertas basah yang telah dilumuri jigong. Pelurunya mendapatkan efek bau sebanyak 50%.

        Senjata ini terbentuk dari dua bambu, satu bambu dibolongin sebagai selongsongnya dan satu bambu yang lebih langsing sebagai pendorongnya. Jika sudah selesai, lock and loaded. Bagi kalian yang menambah jigong tanpa sikat gigi pagi di pelurunya, rasio kemenangan kalian akan meningkat sebesar 50%. Lawan kalian akan menyerah karena kebauan atau pingsan di tempat. The more stinky you are, the higher chances of winning.

    1. ) Pultak-Pultak atau Biji Bunga yang Bisa Meledak di Air

        Bagi kalian yang sering bermain di parit, kalian akan kenal dengan biji ini. Tapi, berhati-hatilah biji ini dapat meledak jika direndam di air. Cocok untuk kalian yang tidak punya kembang api di malam Ramadhan. Apakah senang melihatnya? Tentu saja. Taruh 20 biji di sebuah ember dan lihat perang dunia ketiga terjadi. Ini lebih nature friendly and wallet friendly daripada kembang api. Para orangtua pasti setuju.

        Semua permainan di atas bisa didapatkan tanpa biaya apa pun. Pergilah ke alam dan manfaatkan mereka dengan berkelanjutan. Jangan membeli mainan dari plastik dan membuangnya ke alam. Plastik tidak diterima oleh tanah. Dia durhaka kepada orang tuanya. Maksudnya, dia tidak bisa dimakan oleh tanah. Kita juga lebih sehat bermain di alam dengan udara segar terutama bagi anak-anak yang berada di masa pertumbuhan. Namun, sepertinya kita tidak akan bisa bermain permainan-permainan di atas. Sebentar lagi alam akan botak seluruhnya. Tak ada pohon, diganti dengan gedung-gedung yang menjulang tinggi dengan wallpaper alam di dalamnya. So sad.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.