Permasalahan dalam Penulisan Sejarah Sastra Indonesia

Minggu, 10 April 2022 13:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Apapun permasalahan yang dihadapi dalam proses penulisan sejarah sastra, sejarah sastra Indonesia haruslah tetap ditulis. Penulisan sejarah sastra Indonesia harus terus diusahakan meskipun menghadapai banyak resiko.

Sejarah sastra adalah cabang sastra yang mengkaji mengenai pertumbuhan dan perkembangan sastra dalam wilayah tertentu sejak lahir hingga saat ini. Sejarah sastra juga disertai dengan dua aspek ilmu sastra lainnya yaitu teori sastra dan kritik sastra. Sejarah sastra berperan untuk mengelompokkan sastra dan ideologi pengarang pada suatu periode tertentu. Penulisan sejarah sastra memiliki aspek yang sangat beragam, sehingga jika ditulis hanya dari satu perspektif saja akan memperlihatkan kurangnya gambaran dari penulisan sejarah sastra. 

Selama ini penulisan dan penyusunan sejarah sastra Indonesia ditulis oleh para kritikus, seperti H.B Yassin, Ajip Rosidi, Teeuw, dan lainnya. Penulisan sejarah sastra Idonesia bersifat global, lengkap, berdasarkan seluruh periode, dan sebagian periode. Namun, penulisan sejarah sastra Indonesia belum menyajikan perkembangan sastra Indonesia secara menyeluruh dari sejak lahir hingga saat ini karena penulisan sejarah sastra sangatlah rumit dan kompleks. 

Banyak pendapat dari berbagai ahli disertai dengan argumennya yang menjelaskan dari awal mula lahirnya sastra. Akibatnya, terdapat perbedaan titik tolak awal perkembangan sastra di Indonesia. Perbedaan ini terlihat pada setiap peristiwa yang berkaitan dengan kehidupan sastra. Hal ini menyebabkan suatu peristiwa yang penting bagi seorang penulis perlu dimasukkan ke dalam sejarah sastra Indonesia. Namun, penulis lain mungkin memiliki pendapat yang berbeda sehingga peristiwa tersebut tidak perlu dimasukkan ke dalam perkembangan sastra Indonesia. 

Salah satu kesulitan dalam penulisan sejarah sastra adalah karena banyaknya objek sastra selain karya sastra yang berupa: prosa, puisi, dan drama yang meliputi penerbit, pengarang, pengajar, pembaca, apresiasi, penelitian, dan objek-objek umum lainnya. Kesulitan lainnya adalah meskipun usia sastra Indonesia belum terlalu lama, tetapi sudah memiliki objek karya yang sangat banyak. Hal ini menyebabkan banyak perbedaan pendapat dari para sastrawan mengenai jumlah penulis dan karya-karya yang telah terbit pada masa silam. 

Terdapat beberapa masalah dalam penulisan sejarah sastra Indonesia yang sampai saat ini sulit untuk dipecahkan. Menurut Tjahjono Widarmanto, masalah dalam penulisan sejarah sastra Indonesia antara lain:

1. Kurangnya kritikus sastra

2. Bnayaknya genre sastra

3. Penulisan sejarah sastra yang rumit dan kompleks

4. Berbagai masalah ruang lingkup geografis

5. Media penyebaran sastra yang mulai menyebar ke media lokal

6. Perkembangan sastra yang cenderung bersifat bersifat universal

7. Kecendrungan lintas batas

8. Pendapatan karya sastra yang sangat lemah

9. Munculnya hegemoni dan dominasi dalam penulisan sejarah sastra

10. Kurangnya perhatian dalam penulisan sejarah sastra

Menurut Tjahjono Widarmanto, penulisan sejarah sastra digunakan untuk mengkaji perkembangan estetika sastra suatu daerah dalam kurun waktu tertetu. Perkembangan sastra suatu bangsa dapat dilihat dari sejarah sastra. Penulisan sejarah sastra Indonesia bermanfaat untuk memudahkan studi perkembangan kesusastraan Indonesia dan untuk kepentingan kurikulum pendidikan. 

Kurangnya perhatian dalam penulisan sejarah sastra Indonesia memberikan akibat ketidakseimbangan antara jumlah produksi karya sastra Indonesia yang terus melimpah dengan kurangnya penulis sejarah sastra Indonesia. Namun apapun permasalahan yang dihadapi dalam proses penulisan sejarah sastra, sejarah sastra Indonesia haruslah tetap ditulis. Penulisan sejarah sastra Indonesia harus terus diusahakan meskipun menghadapi banyak resiko. Oleh sebab itu penulisan sejarah sastra Indonesia digunakan untuk melihat bagaimana dan sejauhmana perkembangan sastra di Indonesia. 

Tinjauan Pustaka 

Erowati, Bahtiar. (2011). Sejarah Sastra Indonesia. Ciputat; Lembaga Penelitian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Sarathan, Indra. "Permasalahan Penulisan Sejarah Kesusastraan Indonesia". Jurnal. Universitas Padjajaran. 2018. 

Widarmanto. "Problematika Penulisan Sejarah Sastra dan Jebakan Konisasi". Artikel. 2021. 

Bagikan Artikel Ini
img-content
Putri Sephia Zahra

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler