x

Sumber Foto: Pexels/ Buku

Iklan

Regita Oktiana Rahmadani

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 11 April 2022

Kamis, 21 April 2022 16:50 WIB

Cara Meningkatkan Apresiasi Karya Sastra Periode Sekarang

Menjelaskan tentang cara meningkatkan apresiasi karya sastra pada periode sekarang. Contoh karya sastra periode sekarang, seperti novel dan cerpen.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Apresiasi sebagai upaya untuk memberikan penghargaan dan penilaian terhadap suatu karya sebagai ungkapan rasa senang, gembira, puas, dan bangga kepada seseorang yang telah membuat sebuah karya. Fungsi apresiasi sebagai media untuk menambah wawasan, memahami makna melalui suatu karya, meningkatkan jiwa estetika, dan memotivasi orang lain agar semangat untuk berkarya.

Saya menulis judul "Cara Meningkatkan Apresiasi Karya Sastra Periode Sekarang" ini karena masih banyak orang yang tidak mengetahui pentingnya mengapresiasi suatu karya.

Dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang pesat, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa pun mengikuti era digitalisasi ini, masyarakat mulai mengikuti kebiasaan orang-orang barat mulai dari gaya hidup, tren, musik, film, dan lainnya. Oleh karena itu, mulai luntur budaya bangsa dan banyak orang meninggalkan karya-karya yang telah ada. Salah satu contoh karya sastra yaitu karya sastra dongeng. Dongeng memiliki jenis yang beragam, seperti dongeng legenda, dongeng fabel, dan lainnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Adapun tujuan penulis menulis topik ini sebagai sarana edukasi tentang pentingnya menghargai dan peduli pada suatu karya. Adapun manfaat yang bisa kita pelajari dari mengapresiasi sastra ini adalah untuk meningkatkan wawasan, menumbuhkan sikap peduli, dan sebagai motivasi untuk terus berkarya.

Sastra sebagai ungkapan, gagasan, dan perasaan seseorang baik berupa karya tulisan maupun lisan dan baik berupa fiksi maupun nonfiksi. Seseorang yang membuat dan menghasilkan suatu karya perlu proses yang panjang untuk menghasilkan karya tersebut. Menulis bukanlah kegiatan yang mudah, banyak menguras pikiran, tenaga, dan harta untuk menghasilkan karya agar dapat dinikmati oleh banyak orang.

Contoh karya sastra pada periode sekarang adalah novel. Novel merupakan karya sastra berbentuk prosa naratif yang menceritakan rangkaian kehidupan tokoh dan watak dari tokoh novel tersebut. Penulis novel membutuhkan proses yang panjang untuk menghasilkan karya, mulai dari penentuan tema, mencari sumber inspirasi, menentukan tokoh, menentukan plot, dan lainnya.

Dengan semangat dan tekun para sastrawan membuat suatu karya sehingga kita perlu mengapresiasi hasil karya sastra tersebut. Lalu, bagaimana cara kita mengapresiasi karya sastra itu? Tahap awal, kita bisa mulai belajar mengapresiasi karya sastra mulai dari hal-hal yang kecil. Kita bisa mengetahui karya sastra sesuai keinginan dan minat kita. Contoh pada karya sastra novel, kita mulai membaca, mengenal, dan mempelajari isi karya tersebut. Tahap terakhir, kita bisa memulai berlatih menulis karya sastra.

Dengan mengapresiasi karya sastra banyak manfaat yang bisa kita dapatkan, yaitu meningkatkan kecintaan terhadap karya sastra, memberikan wawasan, edukasi, dan sebagai bekal untuk mengembangkan kemampuan berkarya di masa depan.

Seseorang yang membuat dan menghasilkan suatu karya, baik itu karya musik, karya seni, maupun karya sastra perlu kita apresiasi. Selain kita turut bangga atas karya yang dihasilkan, kita juga turut menghargai dan peduli dengan karya sastrawan tersebut.

 

Ikuti tulisan menarik Regita Oktiana Rahmadani lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu

Terpopuler

Penumbra

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu