Arus Balik Lebaran 2022 Masih Menerapkan One Way - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

lustrasi Arus mudik Lebaran 2022 di Pelabuhan Bakauheni. Foto- Antara.

djohan chan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 28 November 2019

Sabtu, 7 Mei 2022 19:05 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Arus Balik Lebaran 2022 Masih Menerapkan One Way

    Dirut ASDP Ira Puspadewi memprediksikan, baru akan terjadi peningkatan puncak arus balik pada hari Minggu (8/5) atau H+5.

    Dibaca : 495 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Sistem One Way (Buka tutup satu jurusan), maksudnya untuk satu jalur jalan, secara bergiliran, dari dua ruas jalan yang ada. Masih tetap diterapkan, guna mengantisifasi arus balik, pasca hari raya Idul Fitri, Senin 02 Mei 2022.  

    Hal itu merupakan upaya yang sering dilakukan, untuk menanggulangi kemacetan jalan umum yang dipadati kendaraan Mobil dan Sepeda motor. Maka One Way dianggap sebagai solusi untuk mengurainya, sehingga arus transfortasi dapat berjalan lancar.  

    Sebagaimana hasil survey Balitbang Kemenhub memprediksikan, jumlah yang mudik, atau pulang ke kampung halamannya, pada hari raya Idul Fitri 02 Mei 2022 ini mencapai lebih dari 79,4 juta orang. Hal ini terjadi karena 2 tahun masarakat tidak pulang kampung, terhalang wabah Corona.

    Untuk mengatasi kemacetan arus transfortasi itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengimbau para pemudik, untuk kembali (Balik) ke Jakarta, secara bertahap, atau beransur. Misalnya, mulai dari tanggal 6-7-8 Mei 2022, maksudnya agar tidak terjadi penumpukan pada puncak arus balik. 

    Pernyataan Presiden Jokowi itu diunggah dari akun resmi YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (3/5), Jokowi mengimbau para pemudik yang akan kembali ke tempat kerja untuk menghindari waktu puncak arus balik, setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman masing-masing.  

    "Untuk menghindari kepadatan arus balik, agar kita semua nyaman di perjalanan. Untuk itu saya mengimbau, mengajak, bapak, ibu dan saudara-saudara melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi, agar kembali di awal atau setelah puncak arus mudik," tegas Jokowi.

    Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, jumlah arus balik itu terdiri dari 2,5 Juta Mobil Angkutan Penumpang, dan 40 Juta Kendaraan Pribadi, melewati 30 jalan tol, dan 1,4 Juta Orang melalui kapal laut, serta 7,66 Juta Orang Naik Kereta Api, 9 Juta Orang menggunakan Pesawat.  

    "Dari 79,4 juta orang yang diprediksi akan balik, pasca hari raya Idul Fitri. Sebanyak 13 juta orang berasal dari Jabodetabek, Jawa Tengah sebanyak 23,5 juta orang, Jawa Timur sebanyak 16,8 juta orang, dan Jawa Barat sebanyak 14,7 juta orang,” " ujar Menhub Budi Karya dalam keterangan tertulis, Kamis (7/4/2022). 

    Guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan arus balik, Dirjen Perhubungan selaku Koordinator lalu lintas (Koorlantas) telah mempersiapkan 4 kapal angkutan penyeberangan, dan 6 pesawat udara tambahan.

    “ Untuk membantu pengawasan, dan kelancaran arus balik yang melintas di 30 Jalan Tol. Trans Jawa, lintas Jawa Tengah, Tol Cipularang, jalur Pantura, hingga Jalan Tol Trans Sumatera, termasuk dermaga Pelabuhan Panjang, sebagai Tambahan Pelabuhan Bakauheni digunakan, untuk penyeberangan. Dengan  melibatkan Polri, TNI, “ kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

    Berdasarkan data Posko 24 Jam, pada 3 Mei 2022 pukul 08.00 WIB hingga 4 Mei 2022 pukul 08.00 WIB, tercatat baru 42.165 orang telah menyeberang dari Bakauheni menuju Merak, diikuti kendaraan roda dua sebanyak 2.640 unit, roda empat sebanyak 5.771 unit, 179 unit bus, 324 unit truk. Total seluruh kendaraan yang telah menyeberang dari Sumatera menuju Jawa sebanyak sebanyak 8.914 unit.

    " Perkiraan kami, sekitar tanggal 6-7 Mei 2022, baru akan dimulai terjadi peningkatan," ujar Dirut ASDP Ira Puspadewi memprediksikan puncak arus balik akan terjadi pada Minggu (8/5) atau H+6 dengan angka proyeksi penumpang pejalan kaki 17.321 orang; penumpang dalam kendaraan : 211.010 orang; dan total penumpang 228.331 orang, katanya (Djohan Chaniago).



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.