Rumput dan Daun Jadi Teman - Analisis - www.indonesiana.id
x

Bambang Udoyono

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 Maret 2022

Sabtu, 7 Mei 2022 18:59 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Rumput dan Daun Jadi Teman

    Semua unsur akan mendukungmu ketika doamu dikabulkan Allah swt. Tapi ketika doamu belum dikabulkan maka situasi jagad raya tidak mendukungmu.

    Dibaca : 608 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Oleh: Bambang Udoyono, penulis buku

     

    Suket godong dadi konco.  Rumput dan daun menjadi teman. Itulah arti kalimat dalam bahasa Jawa ini.  Dalam sastra Jawa kalimat ini masih sering dipakai.  Apakah maksudnya? Mari kita bahas.

     

    Kalimat itu adalah ungkapan bahwa alam semesta mendukung.  Orang Jawa percaya kalau manusia memiliki cita cita.  Kemudian dia memanjatkan doa dan permintaan kepada Allah lalu dikabulkan maka seluruh alam semesta akan mendukung.  Kalimat itu mengibaratkan bahkan rumput dan daunpun akan menjadi teman.  Tapi jika permintaan itu belum dikabulkan maka suket godong dadi mungsuh. Artinya rumput dan daunpun menjadi musuh. Maksudnya alam semesta tidak mendukung.

     

    Silahkan perhatikan sejarah Indonesia terutama di awal abad keduapuluh. Cita cita merdeka semangkin kuat dan mendapatkan momentumnya pada perang dunia kedua.  Saat itulah kekuatan penjajah hancur sehingga Indonesia mendapat kesempatan emas untuk membebaskan diri dari kezaliman penjajah.  Cerita serupa terjadi di seluruh Asia dan Afrika.

    Jadi meskipun mereka masih memiliki kelemahan dalam ekonomi, militer, pendidikan dll, situasi dunia mendukung tercapainya cita cita kemerdekaan.  Kekuatan penjajah hancur ketika terjadi perang dunia kedua.  Maka mereka mendapat kesempatan emas untuk merdeka.  Dukungan situasi politik internasional ini ibaratnya rumput dan daunpun jadi teman.

     

    Demikian juga pada kisah sukses di tingkat individu.  Mereka memang bekerja keras dan bekerja cerdas. Meskipun demikian  dukungan situasi lingkungan memiliki kontribusi signifikan dalam keberhasilan mereka.  Itulah sebabnya banyak orang yang hijrah ke kota besar bahkan ke manca negara untuk mencari lingkungan yang paling mendukung upaya mereka. Kombinasi upaya manusia dan dukungan lingkungan yang menyiratkan ijin Allah itu agaknya pesan Empu Kanwa dalam karyanya Arjuno Wiwoho.

     

    Pengaturan Allah swt oleh orang Barat sering diberi istilah faktor x.  Arti x ya tidak diketahui.  Larry King, sang interviewer tersohor dari Amerika menyebutkan bahwa  ‘Those who have succeeded at anything and don't mention luck are kidding themselves(mereka  yang berhasil dalam apapun dan tidak menyebutkan keberuntungan sedang melecehkan dirinya sendiri).  Artinya dalam keberhasilan orang ada faktor keberuntungan.  Sejatinya ini adalah campur tangan Tuhan.  Jadi jangan jumawa karena di balik keberhasilan Anda sejatinya ada pengaturan Allah.  Tanpa ijinNya tidak ada suksesmu.  Ojo dumèh kata Wong Jowo.

     

    Karena itu jangan lupa selalu memohon ijinNya agar dibukakan keberhasilan di dunia dan akherat.

     

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.