Akomodasi Pariwisata Pantai Siangau, Teluk Limau, Kecamatan Parittiga, Bangka Barat - Hiburan - www.indonesiana.id
x

mahasiswa/i Prosdi Sosiologi UBB \xd nama :\xd Ahmad Al Kautsar, Atika Rahma, Fajar Rifqi, Holisah

Atika rahma

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 2 Desember 2021

Jumat, 3 Juni 2022 20:44 WIB

  • Hiburan
  • Topik Utama
  • Akomodasi Pariwisata Pantai Siangau, Teluk Limau, Kecamatan Parittiga, Bangka Barat

    Selasa, 31 Mei 2022, Mahasiswa/i dari Prodi Sosiologi Universitas bangka Belitung melakukan penelitian ke Desa Teluk Limau

    Dibaca : 953 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Berwisata adalah satu satu kegiatan yang biasanya dilakukan untuk menghabiskan waktu sambil menikmati atraksi tertentu yang membuat kita tertarik. Berwisata bagi setiap orang memiliki objek selera dan tujuan yang berbeda beda. Ada yang lebih menikmati suasana pegunungan ada juga yang menikmati pantai.

    Nah bagi kalian yang memiliki selera wisata pantai ada destinasi wisata yang menarik loh di Pulau Bangka. Memang tidak di ragukan lagi pulau Bangka dan Pulau Belitong memiliki pantai yang indah serta memiliki beragam tempat wisata yang memanjakan mata, salah satunya yakni Pantai Siangau yang banyak menawarkan keindahan pantai dan launya.

    Pantai Siangau yang berada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tepatnya di Desa Teluk Limau Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Pantai Siangau merupakan salah satu destinasi wisata yang memiliki beragam objek wisata bahari keindahan alam yang mempesona. Dengan pesona pasir pantai yang putih bersih, air yang jernih kebiruan pasti akan membuat kalian ingin segera menyelaminya serta banyaknya tebing batu yang menjulang tinggi di sekitaran pantai sehingga menambah keindahan pantainya,

    Perjalanan untuk menuju ke Pantai Siangau bisa menggunakan transportasi baik itu kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, maupun transportasi umum dengan menempuh waktu selama kurang lebih 15 menit dari Kantor Desa Teluk Limau, dan sekitar 3 jam dari pusat kota Pangkalpinang. Di daerah sekitar pantai tersebut  terdapat perumahan penduduk yang ada di sana. Masyarakat setempat sangat terbuka dan sangat menerima dengan baik para wisatawan atau pengunjung yang  sekadar ingin bertamu ke rumah mereka. Bahkan ada yang menumpang mandi, istirahat ataupun buang air. Dengan suasana yang sangat tentram seperti itu pasti membuat kalian betah berlama lama di desa Teluk Limau,

    Berdasarkan hasil wawancara dengan warga setempat  atau orang yang memiliki peran di desa tersebut, salah satunya Ibu Aminah, di mana beliau mengatakan bahwa terdapat berbagai bentuk akomodasi pariwisata yang meliputi homestay, warung makan, warung kopi, pondok sudah dikatakan cukup memadai. Homestay yang disediakan  memanfaatkan rumah warga atau rumah kepala desa sebagai tempat persinggahan ataupun tempat istirahat para pengunjung.

    Warung makan yang ada di sana lebih tepatnya warung lamongan, berada cukup jauh dari tempat wisata. Memang Desa Teluk Limau belum memiliki fasilitas seperti hotel atau resort yang mewah, namun menurut kami justru apabila kalian berkunjung dengan menginap di homestay maka kalian tidak hanya menikmati wisata alamnya teluk limau karena kalian bisa juga menikmati budaya bahkan interaksi dengan warga sekitar yang terkesan cukup ramah. Untuk logistik seperti makan sendiri, apabila kalian menginap di homestay warga sekitar kalian juga tentunya akan dijamu oleh mereka sehingga tidak perlu khawatir dengan tidak adanya warung makan di sekitar.

    Memang terdapat beberapa kekurangan menurut kami yang ada ketika perjalanan menuju destinasi wisata, mulai dari akses jalan yang kurang  dan minimnya penerangan. Ketika akan berkunjung ke wisata tersebut lebih baik pada saat pagi hari maupun siang sampai sore hari. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan oleh faktor penerangan dan masih banyak terdapat pepohonan sepanjang jalan. Tidak hanya itu saja, faktor jalan juga memengaruhi akses ke sana dimana jalan menuju wisata pantai siangau masih berupa jalan tanah merah yang tidak merata.

    Menurut informasi yang beredar sih jalannya tidak dibuat beraspal karena memang jalan untuk memasuki Pantai Siangau memasuki kawasan hutan lindung sehingga tentu tidak sembarang untuk membuatnya. Ada beberapa saran yang dapat kami berikan kepada pemerintah daerah sekitar dalam pengembangan pariwisata yang ada, yaitu agar mengembangkan lagi stakeholder dari masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam kegiatan perekonomian pariwisata yang ada di Teluk Limau. Dengan begitu masyarakat juga akan merasakan diuntungkan, pengembangan tersebut bisa berawal dari pemberdayaan misalnya membuat kedai kopi, makanan, membangun pondok, dan sebagainya sebagai sarana dan akomodasi pariwisata. Sepertinya pariwisata di Teluk Limau memiliki prospek yang bagus untuk kedepannya, hanya tinggal akomodasinya saja yang lebih ditingkatkan lagi agar wisatawan mau berkunjung secara berulang ulang kesan.

    Ikuti tulisan menarik Atika rahma lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Adiatman

    5 hari lalu

    Bernalar Kritis

    Dibaca : 596 kali