x

Iklan

Ende Pancasila

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Minggu, 5 Juni 2022 08:24 WIB

Pemerintah Tutup Sementara Lokasi Tangkap Gurita di Ndori


Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Ende, 04 Juni 2022.  Masyarakat di Kecamatan Ndori, Kabupaten Ende, NITT, melakukan penutupan sementara lokasi tangkap gurita yang ada di wilayah Kecamatan Ndori. Kecamatan ini terdiri dari empat desa, yaitu Maubasa, Maibasa Timur, Maubasa Barat dan Desa Sera Ndori.

Kali ini penutupan lokasi tangkap Gurita tersebut difasilitasi oleh Kelompok LMMA dan Tananua Flores. Penutupan dilakukan mulai Sabtu 4 Juni 2022 di Desa Maubasa. Yang terlibat dalam kegiatan itu terdiri dari gabungan para nelayan gurita,nelayan ikan pemerintah desa dan pemerintah kecamatan, Dinas Cabang Kelautan dan Perikatan Propinsi NTT wilayah Ende, nagekeo dan Ngada beserta tokoh masyarakat yang ada diwilayah itu.

Penutupan sementara lokasi tangkap Gurita disepakti selama 3 bulan terhitung mulai tanggal 4 Juni hingga 4 september 2022.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Camat Ndori Paul Marsel Frederikus dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa Pemerintah kecamatan Ndori dan ke 4 desa di wilayah kecamatan itu mendukung penuh terkait dengan kegiatan yang dilakukan oleh para nelayan gurita dan kelompok LMMA( Locally Managed Marine Area).

“Kami pemerintah kecamatan dan pemerintah desa mendukung penuh terkait kegitan penutupan sementara lokasi tangkap gurita ini, sebab dengan kegiatan ini kedepannya akan berdampak pada peningkatan produksi gurita dan pendapatan bagi para nelayan gurita di Ndori”, Ujar camat

Menurutnya dengan kegiatan penutupan sementara lokasi tangkap gurita maka lokasi yang di tutup tersebut harus dijaga secara bersama oleh semua masyarakat di 4 desa, khususnya nelayan-nelayan yang melakukan aktivitas penangkap gurita.

“Kita juga harus menjaga secara bersama terhadap lokasi yang telah ditutup ini, karena jika selama 3 bulan ini kita menahan diri untuk jangan dulu tangkap saya yakin ketika di buka nanti tentuh hasil penangkapan akan lebih banyak dan itu akan berdampak pada peningkatan pendapatan nelayan itu sendiri,” kata camat.

Camat itu berharapa kepada kelompok LMMA dan Nelayan yang ada di ndori agar bersama-sama melakukan pengawasan pada lokasi yang telah di tutup sampai 3 bulan baru dibuka untuk melakukan penangkapan kembali.

Lokasi yang di tutup yakni, lokasi Sera Hobakua, Sera Maubasa dan Sera Ipi dari ke 3 lokasi ini kemudian perikanan gurita secara berkelanjutan.

Sementara itu Burhannudin Jua Ketua LMMA di wilayah kecamatan Ndori mangatakan Gurita di Ndori potensinya sangat tinggi hal ini dilihat dari proses pendataan yang dilakukan Enumerator sejak September 2021- april 2022 kurang lebih 7790 kg dengan jumlah individu yang ditangkap 4433 ekor.

“Di Ndori ini potensi guritanya sangat tinggi sehingga banyak sekali nelayan dari luar kecamatan Ndori yang melakukan penangkapan disini, dan dari data yang ada sejak September- april ini sudah mencapai 7 ton lebih dan itu belum terhitung sebelum Tananua masuk mendamping di sini,” Kata Burhanudin.

Anak mudah yang di percayakan sebagai ketua Kelompok pengelolah perikanan berbasis masyarakat itu menuturkan bahwa nalayan di Ndori melakukan penangkapan gurita sudah lama dan pengetahuan terkait penagkapan gurita banyak belajar dari nelayan luar.

“Nelayan disini banyak belajar menangkap gurita  dari nelayan yang datang dari luar dan mereka menangkap gurita sudah lama sebelum Tananua masuk , dan hasilnya pun sangat banyak,” tuturnya

Pius Jodho dari Tananua Flores mengungkapkan bahwa Penutupan lokasi tangkap gurita ini merupakan bagian dari konservasi wilayah pesisir bagi lokasi-lokasi yang telah di tentukan. Yang perluh dipahami adalah penutupan lokasi tersebut bukan semua jenis komuditas perikanan di tutup tetapi hanya satu jenis saja yaitu Gurita.

“Untuk jenis komuditas lain tidak di tutup dan para nelayan yang kesehariannya mencari gurita tentu bisa mencari di tempat lain lokasi yang tidak masuk dalam area penutupan,” ujarnya.( JF-Mari)

 

Ikuti tulisan menarik Ende Pancasila lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler